Masalah cedera bahu yang dialami oleh Satwiksairaj Rankireddy memaksa dia dan Chirag Shetty untuk menarik diri dari pertandingan pembuka Japan Open 2026. Di sisi lain, PV Sindhu berhasil melaju ke babak kedua tunggal putri setelah mengalahkan Wong Ling Ching dari Malaysia di Tokyo dengan skor dua set langsung.
Pasangan ganda India yang menduduki peringkat 4 dunia ini sebelumnya telah mengakhiri puasa gelar selama dua tahun dengan kemenangan di Singapore Open, namun harus mundur dari Indonesia Open bulan lalu. Mereka mengundurkan diri setelah mengalami kekalahan di game pembuka dengan skor 19-21 dari pasangan Denmark, Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard. Pelatih kepala ganda Tan Kim Her menyatakan bahwa pasangan ini akan melewatkan China Open yang dijadwalkan minggu depan dan akan fokus pada rehabilitasi untuk kembali ke kondisi terbaik menjelang Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di tanah air pada bulan Agustus. “Masih butuh waktu untuk pulih. Kami punya setidaknya empat minggu untuk kembali bugar menjelang Kejuaraan Dunia,” jelas Tan.
PV Sindhu Melaju dengan Kemenangan Kuat
PV Sindhu, yang merupakan peraih dua medali Olimpiade dan saat ini berada di peringkat 10 dunia, menunjukkan performa yang mengesankan dengan meraih kemenangan 21-14, 21-11 atas Wong Ling Ching yang berada di peringkat 37 dunia pada babak pertama ajang BWF Super 750. Selain itu, pasangan India lainnya, Dhruv Kapila dan Tanisha Crasto, juga berhasil melaju ke babak kedua setelah mengalahkan pasangan Skotlandia, Alexander Dunn dan Julie Macpherson, dengan skor 21-16, 21-14 dalam pertandingan ganda campuran mereka. Namun, Rohan Kapoor dan Ruthvika Shivani Gadde harus tersingkir di babak pertama setelah kalah 11-21, 10-21 dari unggulan teratas, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping dari Tiongkok.
Dominasi Sindhu di Lapangan
PV Sindhu mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal, memimpin dengan skor 7-4. Meskipun Wong berusaha untuk tetap bersaing, kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh Wong memberi kesempatan bagi Sindhu untuk memperlebar jarak menjadi 11-6 pada jeda. Sindhu tampak nyaman dalam setiap reli, memadukan pukulannya dengan baik untuk meningkatkan keunggulan menjadi 14-9. Meskipun ada beberapa kesalahan kecil dari Sindhu, Wong gagal memanfaatkan peluang yang ada.
Sebuah smash lurus dari Sindhu memberi dia keunggulan tujuh poin di game pertama, dan dia berhasil menyelesaikan game tersebut pada percobaan kedua. Sindhu melanjutkan permainan dengan baik setelah pergantian babak, meraih keunggulan 8-2 dan kemudian 11-3 saat jeda. Keunggulan semakin melebar ketika Wong kesulitan dengan akurasinya, membuat Sindhu unggul 16-5. Wong sempat mencetak tiga poin berturut-turut, namun kesalahan lainnya kembali memberikan inisiatif kepada Sindhu. Sebuah smash yang gagal dari Wong memberikan Sindhu 10 match point, dan meskipun dia menyia-nyiakan match point pertama, Wong melakukan kesalahan pada poin berikutnya, sehingga Sindhu meraih kemenangan dengan mudah dalam dua game langsung.