Drama sengit terjadi di Final Wilayah Barat 2026 saat Oklahoma City Thunder harus mengakui keunggulan San Antonio Spurs dengan skor 115-122 setelah melalui dua kali perpanjangan waktu. Dalam suasana yang penuh semangat di Paycom Center, perhatian tertuju pada persaingan antara Chet Holmgren dan Victor Wembanyama, di mana analis NBA Kendrick Perkins melontarkan kritik pedas terhadap performa Holmgren yang dinilai jauh di bawah Wemby.
Wembanyama menunjukkan penampilan yang sangat mengesankan dengan mencetak 41 poin, 24 rebound, 3 blok, dan 3 asis. Sementara itu, Holmgren hanya mampu mencatatkan 8 poin, 8 rebound, dan 2 blok. Statistik ini semakin menegaskan rivalitas yang telah terjalin sejak FIBA U19 World Cup 2021, di mana Holmgren berhasil membawa tim Amerika Serikat meraih kemenangan tipis atas Prancis dengan skor 83-81 dan dinobatkan sebagai MVP.
Perbandingan Karir dan Penghargaan
Setelah Wembanyama terpilih sebagai pemain teratas dalam draft 2023, ia terus meraih berbagai penghargaan, termasuk Rookie of the Year 2024 dan Defensive Player of the Year 2026, sementara Holmgren hanya menjadi finalis. Ketika Spurs dan Thunder bertemu di Final Wilayah Barat 2026, persaingan di antara keduanya semakin memanas. Dalam program SportsCenter, Perkins menyoroti bahwa Holmgren tampak menghindari konfrontasi langsung dengan Wemby di Game 1.
“Apakah Chet bisa berusaha lebih? Itu pertanyaannya,” ungkap Perkins. “Saya melihatnya lebih banyak menjaga pemain lain di perimeter dan jarang berduel satu lawan satu melawan Wemby. Padahal, rivalitas ini sudah terjadi sejak mereka bersekolah.”
Kritik dan Momen Penting
Wembanyama semakin termotivasi setelah melihat Shai Gilgeous-Alexander meraih trofi MVP NBA 2026, sementara dirinya hanya menempati posisi ketiga di bawah Nikola Jokic. “Chet Holmgren harus menjadikan ini masalah pribadi, terutama dalam pertahanan,” tambah Perkins. “Dia perlu membuktikan mengapa dia layak jadi finalis Defensive Player of the Year.”
Meskipun kritik mengalir deras, Holmgren berhasil mencatatkan momen penting dengan melakukan blok krusial terhadap Wemby di akhir waktu normal, yang memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu pertama setelah skor imbang 108-108. Namun, secara keseluruhan, dampak permainan Holmgren masih kalah jika dibandingkan dengan Wemby.