Moto GP

--- Perlukah Pengetatan Aturan Tear-Off Setelah Insiden Bezzecchi di Jerez? ---

--- Tim Aprilia mendesak adanya pengetatan aturan terkait tear-off di MotoGP setelah insiden yang melibatkan Marco Bezzecchi di Grand Prix Spanyol. ---

A
Arya Satya
04 May 2026 7 pembaca
---
Perlukah Pengetatan Aturan Tear-Off Setelah Insiden Bezzecchi di Jerez?
---
Perlukah Aturan Tear-Off Usai Insiden Bezzecchi di Jerez? - sumber: (motorsport)
---TITLEEXCERPT--- Tim Aprilia mendesak adanya pengetatan aturan terkait tear-off di MotoGP setelah insiden yang melibatkan Marco Bezzecchi di Grand Prix Spanyol. ---CONTENT---

Tim Aprilia menarik perhatian publik dengan seruannya untuk memperketat aturan mengenai penggunaan tear-off di MotoGP. Permasalahan ini muncul setelah insiden yang melibatkan Marco Bezzecchi pada Grand Prix Spanyol, di mana ia kehilangan posisi setelah sebuah tear-off visor yang dibuang oleh pembalap Gresini, Alex Marquez, tersangkut di fairing motornya.

Insiden tersebut terjadi saat Bezzecchi memulai sprint dari posisi kedua. Tear-off plastik yang jatuh tepat di depan ban belakangnya menyebabkan wheelspin yang berlebihan saat ia mulai melaju. Hal ini mengakibatkan Bezzecchi kesulitan dalam memanaskan ban basah yang baru dipasang setelah hujan, dan akhirnya ia terjatuh, gagal meraih poin. Manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, menjelaskan bahwa kejadian ini berlangsung sangat cepat, dengan tear-off tersebut tiba-tiba jatuh di depan ban belakang Bezzecchi.

Bonora juga mengingatkan bahwa kejadian serupa pernah dialami oleh Marc Marquez pada GP Australia 2024, ketika ia membuang tear-off untuk membersihkan visornya. Meskipun pembalap telah diingatkan untuk tidak membuang tear-off di grid, Bonora menekankan perlunya adanya zona khusus untuk pembuangan yang aman. Ia menyatakan, "Ini sesuatu yang harus kami perbaiki. Kami sudah membahas ini di awal tahun, namun hanya melarang di grid tidaklah cukup. Kami perlu mendefinisikan tempat aman untuk membuang tear-off, misalnya di lintasan lurus antara tikungan 5 dan 6."

Insiden terkait tear-off bukanlah hal baru di dunia balap. Pada tahun 2020, Jack Miller pernah melelang tear-off yang mengakhiri balapannya di Emilia Romagna dengan nada humor. Selain itu, Formula 1 juga pernah melarang pembalapnya membuang tear-off di lintasan pada tahun 2016, meskipun kebijakan tersebut kemudian diubah.

Artikel Terkait