Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian dengan cerita yang berbeda saat mereka menutup karier internasional. Messi merayakan perpisahan yang meriah bersama timnas Argentina, sementara Ronaldo terlibat dalam polemik dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus. Messi mengakhiri perjalanan internasionalnya dengan mencetak satu gol dan dua assist dalam kemenangan 3-0 atas Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, pada Rabu (7/10/2026). Pertandingan tersebut menandai penampilan ke-208 sekaligus terakhir bagi pemain berusia 39 tahun itu bersama La Albiceleste. Di sisi lain, Ronaldo belum menutup kemungkinan untuk kembali memperkuat Portugal, meskipun situasinya menjadi rumit setelah ia meninggalkan kamp tim nasional yang sedang berjuang di UEFA Nations League.
Messi Menutup Karier dengan Penuh Emosi
Messi menuntaskan karier internasionalnya setelah meraih satu Piala Dunia dan dua Copa America bersama Argentina. Dalam laga terakhirnya, ia berhasil mencetak gol dan memberikan dua assist dalam kemenangan 3-0 melawan Benin. Setelah pertandingan, Messi memberikan pidato yang berlangsung hampir 10 menit di depan sekitar 85.000 penonton. Beberapa rekan setimnya tampak emosional saat Messi mengungkapkan rasa enggan untuk meninggalkan lapangan. "Ada begitu banyak emosi yang berkecamuk dalam diri saya saat ini. Saya pasti melupakan banyak hal yang ingin saya katakan karena ini adalah momen yang sangat sulit bagi saya. Orang pertama yang terlintas dalam pikiran saya adalah ayah saya," ungkap Messi dalam pidato perpisahannya. "Saya pergi dengan rasa syukur, bangga, dan damai. Terima kasih untuk segalanya," tambahnya.
Messi juga mengungkapkan di media sosial bahwa pertandingan tersebut merupakan laga terakhirnya dan ia sudah merindukan seragam Argentina. "Kemarin adalah pertandingan terakhir saya dan saya sudah merindukan jersey biru muda dan putih itu," tulis Messi. "Aku tahu aku mengambil keputusan tepat. Ini adalah perjalanan yang luar biasa, penuh suka cita dan sedikit kesedihan, tetapi aku yakin setiap langkah yang kuambil itu berharga," lanjutnya. Karier Messi akan berlanjut di level klub bersama Inter Miami, dan ia juga mulai mempersiapkan kehidupan setelah sepak bola dengan memiliki klub UE Cornella dan CD Eldense di Spanyol.
Ronaldo Terlibat Kontroversi dengan Pelatih
Berbeda dengan Messi, Cristiano Ronaldo masih membuka peluang untuk kembali ke timnas Portugal. Namun, situasinya menjadi rumit setelah ia mengkritik pelatih Jorge Jesus. Ronaldo menuliskan pernyataan hampir 2.000 kata di Instagram, menuduh Jesus telah dua kali "mengingkari janjinya" dan menyebut tindakan pelatih sebagai "pelanggaran kepercayaan mutlak". Ia juga meminta maaf kepada penggemar dan rekan setimnya karena meninggalkan kamp pelatihan, dengan mengatakan bahwa konsekuensi dari tindakannya harus "dinilai dan dihukum". Meski begitu, Ronaldo membantah bahwa ia telah memainkan pertandingan terakhir bersama Portugal.
Ronaldo menyatakan, "Kami akan mengadakan satu atau lebih pertandingan perpisahan, akan ada waktu untuk itu." Jurnalis sepak bola Portugal, Jose Delgado, berpendapat bahwa sulit bagi Ronaldo untuk kembali ke tim nasional setelah kontroversi ini. "Saya rasa tidak ada jalan kembali. Dalam pernyataannya, Ronaldo mengatakan dia akan kembali ke tim nasional tetapi pada saat yang sama dia menyebut Jesus sebagai pembohong tiga kali," ujar Delgado. Ia menambahkan, "Dalam jajak pendapat di Portugal mengenai masalah ini, hanya 15 persen warga Portugal yang berada di pihak Ronaldo dan orang-orang berpikir kita berutang banyak padanya, tetapi waktunya sudah habis dan dia harus memahaminya." Delgado juga menegaskan bahwa apa pun keputusan Ronaldo, hubungan sang pemain dengan tim nasional Portugal tidak akan pernah sama lagi.
Ronaldo telah mencetak 146 gol dalam 234 penampilan untuk Portugal, yang merupakan rekor dunia. Ia juga berkontribusi dalam kemenangan Portugal di Euro 2016 dan dua gelar Nations League. Saat ini, Ronaldo masih mengejar target 1.000 gol untuk klub dan negara, di mana ia telah mencetak 979 gol sejauh ini.