Logo
Berita Olahraga

Persiapan Pelatih Indonesia Menjelang Asian Para Games 2026

Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama tim Chef de Mission resmi meluncurkan kegiatan Training of Trainers untuk pelatih kontingen paralimpik Indonesia yang akan berlaga di Asian Para Games 2026 di N...

A
Anggun Ratnasari
11 May 2026 25 pembaca
Persiapan Pelatih Indonesia Menjelang Asian Para Games 2026
Foto: Dok. Kemenpora

Karanganyar - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, bersama dengan tim Chef de Mission (CdM), telah resmi membuka kegiatan Training of Trainers (ToT) bagi pelatih dan instruktur kontingen paralimpik Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan atlet menjelang Asian Para Games 2026 yang akan diselenggarakan di Nagoya, Jepang. Acara pembukaan berlangsung di NPC Training Center Delingan, Karanganyar, pada hari Senin, 11 Mei 2026, dan dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, serta Reda Manthovani selaku Chef de Mission Indonesia untuk ajang tersebut.

Kolaborasi untuk Prestasi Atlet Paralimpik

Dalam sambutannya, Reda Manthovani menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor untuk mendukung pencapaian atlet paralimpik Indonesia. Ia menyampaikan, "Kami memohon dukungan penuh dari Bapak Menpora Erick Thohir untuk terus mengawal dan membantu tim paralimpik yang akan berangkat ke Nagoya. Melalui program-program yang ada di Kemenpora, kami optimistis atlet kita mampu bersaing di level tertinggi."

Program ToT ini merupakan bagian dari persiapan Indonesia menuju Asian Para Games 2026 di Nagoya.

Dukungan Terhadap Pengembangan Pelatih

Erick Thohir mengungkapkan bahwa kualitas atlet sangat dipengaruhi oleh kemampuan pelatih yang mendampingi mereka. Oleh karena itu, Menpora berharap agar program peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam olahraga paralimpik dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. "Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ToT ini. Harapan saya, program ini tidak hanya berhenti di tahun ini, melainkan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Kita butuh keberlanjutan untuk mencetak pelatih-pelatih berkualitas yang akan menjadi tulang punggung prestasi olahraga paralimpik Indonesia di masa depan," tegasnya.

Fokus Utama dalam Persiapan Kontingen

Kegiatan ToT di NPC Training Center Delingan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan kontingen paralimpik Indonesia. Terdapat tiga fokus utama dalam program ini, yaitu peningkatan standar kepelatihan, transfer pengetahuan kepada pelatih muda, serta pematangan persiapan teknis dan mental menjelang Nagoya 2026. Dengan adanya sinergi antara Kemenpora, tim CdM, dan National Paralympic Committee Indonesia, diharapkan Indonesia dapat meraih prestasi maksimal di Asian Para Games 2026.

Artikel Terkait