Pemain asing Pelita Jaya Jakarta, Darious Moten, mengungkapkan bahwa pertandingan melawan Tangerang Hawks dimanfaatkan sebagai persiapan menjelang playoff. "Setiap hari kami memikirkan untuk bisa sampai ke Playoff, dan menjadi juara. Sehingga pertandingan ini sangat penting bagi kami, yang sedang mempersiapkan diri untuk berlaga di Playoff," ujarnya.
Rekor Tim dan Posisi Klasemen
Pelita Jaya berhasil mencatatkan rekor menang-kalah 17-2 setelah mengalahkan Hawks. Sementara itu, tim tamu menyelesaikan musim dengan rekor 10-10 dan menempati urutan kelima di klasemen. Hawks harus menghadapi empat kekalahan berturut-turut sebelum memulai playoff pada 23 Mei mendatang. Keadaan ini menjadi tidak menguntungkan bagi Hawks, yang mengalami banyak cedera di fase akhir musim reguler.
Pertandingan yang Menegangkan
Di kuarter kedua, Pelita Jaya sempat tertinggal hingga 17 poin, yang membuat para penggemar merasa khawatir. Jika mereka kalah, posisi puncak klasemen akan ditentukan pada pertandingan selanjutnya saat Pelita Jaya menjamu Satria Muda Pertamina Bandung. Namun, setelah Satria Muda kalah dari Hangtuah dan Pelita Jaya berhasil menang atas Hawks, tim asuhan David Singleton tersebut berhak menempati posisi teratas klasemen.
Darious Moten tampil gemilang dengan mencetak 26 poin, memimpin Pelita Jaya meraih kemenangan ke-17 musim ini. Dia didukung oleh Jeffree Withey yang mencetak 19 poin, serta Perrin Buford dengan 17 poin, 11 rebound, dan tujuh assist. Di sisi lain, Jeantal Cylla dari Hawks mencetak 21 poin, tujuh assist, dan lima rebound. William Brown juga memberikan kontribusi dengan double-double, mencetak 17 poin dan 10 rebound, sedangkan Darnell Cowart Junior menambahkan 16 poin, tujuh rebound, tujuh assist, dan dua steal, meskipun ia juga menyumbang enam dari total 14 turnovers yang terjadi pada tim Hawks dalam pertandingan ini.
Pelita Jaya masih memiliki satu pertandingan lagi di musim reguler, yaitu melawan Satria Muda di GMSB Kuningan, yang akan menjadi penutup musim reguler IBL GoPay 2026.