Jakarta - PT Pertamina (Persero) terus berkontribusi dalam dunia balap dan pengembangan talenta otomotif di Indonesia. Pertamina Mandalika International Circuit, yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini menjadi fasilitas berstandar dunia yang dirancang untuk melatih pembalap muda Indonesia. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 4,31 kilometer dan dilengkapi dengan 17 tikungan, serta telah mendapatkan homologasi kelas A dari Federation Internationale de Motocyclisme (FIM), yang menunjukkan bahwa sirkuit ini memenuhi standar untuk menyelenggarakan balapan kelas dunia seperti MotoGP.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyatakan bahwa dukungan Pertamina ditandai dengan hak penamaan sirkuit yang diresmikan pada November 2024. "Keterlibatan Pertamina melalui Pertamina Mandalika International Circuit merupakan salah satu partisipasi Pertamina untuk mengembangkan pembalap-pembalap muda di Indonesia," ungkap Baron dalam keterangan tertulisnya.
Fasilitas untuk Pembalap Muda
Baron berharap bahwa sirkuit ini tidak hanya digunakan untuk ajang MotoGP, tetapi juga dapat berfungsi sebagai sarana untuk mengasah mental dan pengalaman para pembalap muda, terutama yang berlaga di Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) Round 2. Kehadiran sirkuit berstandar internasional ini mendapatkan sambutan positif dari para pembalap muda yang berpartisipasi dalam Pertamina MRS 2026.
Salah satu pembalap, Muhammad Fadhil Musyafi dari tim Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS, mengungkapkan rasa senangnya bisa menjajal lintasan tersebut. "Saya kebetulan sangat suka di beberapa area di Sirkuit Mandalika, terutama di sektor 3 dan 4. Saya bisa dengan leluasa dan nyaman melaju, senang sekali mendapatkan kesempatan berharga menjajal sirkuit ini," katanya.
Pentingnya Sirkuit dalam Dunia Balap
Hal serupa juga disampaikan oleh Sudarmono, mekanik dari Astra Motor Racing Team Yogyakarta. Ia menekankan bahwa sirkuit merupakan elemen krusial yang mendukung performa teknis mesin dan pembalap. "Sirkuit menjadi bagian penting dan harus memiliki standar khusus. Melalui gelaran Pertamina MRS ini, seluruh tim mulai dari mekanik hingga pembalap dapat merasakan sensasi langsung bertanding di sirkuit berstandar internasional," jelasnya.