Indonesia Open 2026 bakal dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta, alih-alih di Indonesia Arena yang merupakan venue baru. Keputusan ini menarik perhatian banyak pihak mengingat Indonesia Arena memiliki fasilitas modern yang bisa digunakan. Namun, beberapa pertimbangan menjadi alasan mengapa Istora Senayan tetap dipilih sebagai lokasi utama.
Irawan M, selaku ketua panitia penyelenggara mengatakan, "Istora Senayan memiliki sejarah panjang dalam penyelenggaraan turnamen bulu tangkis di Indonesia. Kami ingin mempertahankan warisan itu.” Dalam konteks ini, Istora Senayan bukan hanya sekedar lokasi, tetapi juga simbol bagi banyak penggemar bulu tangkis di tanah air. Venue ini telah menjadi saksi berbagai prestasi bulu tangkis Indonesia selama bertahun-tahun.
Faktor lainnya adalah kapasitas penonton. Istora Senayan memiliki kapasitas yang cukup besar, mampu menampung hingga 7.000 penonton. Hal ini memungkinkan para penggemar untuk lebih merasakan atmosfer pertandingan yang lebih intim dan meriah. "Kami percaya, pengalaman menyaksikan pertandingan di Istora akan jauh lebih berkesan bagi penonton," tambah Irawan.
Meski banyak pihak mengharapkan penyelenggaraan di Indonesia Arena untuk memanfaatkan fasilitas modern dan inovatif, situasi di lapangan menjadi pertimbangan utama. Menurut petugas lokal, "Istora Senayan sudah teruji," dan telah banyak menyelenggarakan kompetisi tingkat tinggi yang melibatkan atlet kelas dunia. Dengan keberadaan Istora yang telah berpengalaman dalam menggelar berbagai acara, diharapkan penyelenggaraan Indonesia Open 2026 dapat berjalan dengan lancar.
Pihak penyelenggara juga menjelaskan, meskipun Indonesia Arena menawarkan teknologi terbaru, Istora Senayan dipandang lebih siap dalam menghadapi tantangan logistik yang terkait dengan acara berskala besar. Beberapa sponsor dan pemangku kepentingan lainnya telah memberikan dukungan penuh terhadap keputusan ini, menyadari pentingnya aspek tradisi dan pengalaman di dalam dunia bulu tangkis.
Dalam konteks lebih luas, keputusan ini juga mencerminkan upaya untuk melestarikan warisan olahraga di Indonesia. Di tengah maraknya pembangunan stadion baru, situasi seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai sejarah dan pengalaman tidak bisa diabaikan. Dengan demikian, Indonesia Open 2026 di Istora Senayan bukan hanya tentang tempat, tetapi juga tentang melanjutkan tradisi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Ke depan, panitia penyelenggara akan fokus pada persiapan teknis dan promosi untuk memastikan bahwa acara ini dapat menarik ribuan pengunjung dan menampilkan pertandingan bulu tangkis yang berkualitas. Diharapkan, keputusan ini akan menjadi langkah awal yang baik untuk membawa kembali kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia.