Berita Olahraga

Petinju Peraih Medali Asian Games Siap Bertanding di Pattimura International Big Fight 2026

Sunan Agung Amoragam, petinju peraih medali perunggu Asian Games 2018, akan berkompetisi dalam Pattimura International Big Fight 2026 di Jakarta pada 29 Mei 2026.

D
Dyah Entenopo
01 May 2026 10 pembaca
Petinju Peraih Medali Asian Games Siap Bertanding di Pattimura International Big Fight 2026
Sunan Agung (putih) turun gunung di ajang Pattimura International Big Fight 2026. (Foto: Randy Prasatya/detikSport)

Jakarta - Sunan Agung Amoragam, petinju yang berhasil meraih medali perunggu di Asian Games Jakarta 2018, bersiap untuk beraksi di Kejuaraan Tinju Amatir dan Profesional (Ampro) bertajuk Pattimura International Big Fight 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Studio TVRI Senayan, Jakarta, pada 29 Mei 2026.

Informasi mengenai keikutsertaan Sunan disampaikan setelah ia dan manajernya, Tanri Alanio Silatang, menandatangani kontrak dengan promotor tinju internasional, Nikolas Johan Kilikily SH. MH, di HS Boxing Camp Ciseeng, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (29/4/2026). Sunan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada promotor karena telah memberikan kesempatan untuk tampil di event tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa ia akan menghadapi petinju asal Thailand, dan merasa siap untuk merebut Sabuk Emas.

Promotor Nikolas Johan Kilikily menjelaskan bahwa Sunan merupakan salah satu petinju asal Maluku yang akan berpartisipasi dalam dua partai internasional dan dua partai nasional di Pattimura International Big Fight 2026. Acara ini diadakan untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura yang ke-209. Niko menambahkan bahwa event ini terinspirasi dari kesuksesan Ellyas Pical, petinju pertama Indonesia yang meraih gelar juara dunia kelas bantam IBF pada 3 Maret 1985, menjelang peringatan Hari Pahlawan Nasional.

Lebih lanjut, Niko menyatakan bahwa Pattimura International Big Fight 2026 tidak hanya mengenang prestasi Ellyas Pical dan Nico Thomas, tetapi juga bertujuan untuk mendorong lahirnya petinju berkualitas dari berbagai daerah di Indonesia. Mengingat tema acara yang memperingati Hari Pahlawan Nasional, petinju asal Maluku dan Maluku Utara akan menjadi sorotan dalam pertarungan tinju amatir dan profesional.

Sementara itu, Hengky Silatang, pemilik Sasana HS Boxing Camp, memberikan apresiasi kepada promotor Nikolas Johan Kilikily yang kembali menggelar pertandingan tinju amatir dan profesional. Ia menilai Niko sebagai aset penting dalam dunia tinju profesional yang perlu didukung.

Dengan persiapan yang matang, kejuaraan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan tinju di Indonesia dan melahirkan atlet-atlet berbakat yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Artikel Terkait