Claressa Shields kembali mencatatkan prestasi gemilang setelah berhasil merebut gelar WBA dan WBC di kelas menengah dengan mengalahkan Kaye Scott pada ronde keenam di Atlanta, pada hari Sabtu lalu. Dengan banyaknya gelar yang telah diraih, pertanyaan yang muncul kini bukan lagi tentang gelar apa yang bisa diraih Shields, melainkan pertarungan mana yang akan memberikan tantangan baru dalam perjalanan kariernya. Di usia 31 tahun dan dengan rekor tak terkalahkan, Shields telah membuktikan dirinya sebagai juara sejati di beberapa kelas, termasuk menaklukkan lawan dari kelas junior middleweight hingga heavyweight. Kini, beberapa pilihan menarik mulai terbuka setelah kembalinya Shields ke kelas 160 pound.
Pertarungan Potensial dengan Lauren Price
Salah satu duel yang paling mungkin terjadi adalah melawan Lauren Price. Price secara terbuka menunjukkan ketertarikan untuk bertanding melawan Shields, dan kedua juara Olimpiade ini telah melakukan pembicaraan awal untuk mempersiapkan pertarungan tersebut. Meskipun Price harus naik dari kelas welterweight, kedua tim telah mendiskusikan kemungkinan pertarungan di kelas menengah. Duel ini menawarkan narasi yang kuat: Amerika Serikat versus Inggris, dengan dua juara Olimpiade yang belum pernah kalah. Namun, pertarungan ini diperkirakan baru bisa terlaksana pada awal 2027, sehingga Shields masih memiliki waktu untuk satu pertarungan sebelum menghadapi Price.
Tammara Thibeault sebagai Target Logis
Jika Shields ingin kembali menjadi juara sejati di kelas menengah, Tammara Thibeault menjadi pilihan yang paling logis. Petinju asal Kanada ini saat ini memegang gelar The Ring, IBF, dan WBO. Pertemuan antara keduanya akan mempertaruhkan lima sabuk sekaligus. Thibeault juga menawarkan tantangan yang berbeda karena ia belum pernah kalah dari Shields dan memiliki pengalaman amatir yang sangat kuat.
Rivalitas dengan Savannah Marshall juga menjadi pilihan menarik. Marshall adalah satu-satunya petinju yang pernah mengalahkan Shields dalam karier amatirnya, sebelum Shields membalas dengan kemenangan mutlak di level profesional pada tahun 2022. Meski demikian, duel ulang ini memerlukan alasan yang kuat, mengingat Shields telah mengalahkan Marshall dengan meyakinkan.
Shields masih memegang status juara sejati di kelas heavyweight, tetapi pilihan di divisi ini lebih terbatas karena ia telah mengalahkan banyak penantang utama, termasuk Danielle Perkins dan Vanessa Lepage-Joanisse. Mikaela Mayer juga menjadi opsi menarik. Pertarungan antara dua petinju wanita asal Amerika Serikat ini memiliki daya tarik komersial, meskipun perbedaan kelas menjadi kendala utama. Mayer harus terlebih dahulu bertarung melawan Chantelle Cameron pada 29 Agustus untuk memperebutkan gelar The Ring, WBC, dan WBO di kelas 154 pound.
Akhirnya, Shields memiliki kebebasan untuk menentukan arah kariernya sendiri. Pertarungan melawan Price mungkin menjadi yang terbesar, Thibeault adalah pilihan paling logis untuk mengejar status undisputed, Marshall menawarkan sejarah rivalitas, sementara heavyweight tetap menjadi opsi. Pertanyaan yang kini muncul adalah bukan apakah Claressa Shields mampu merebut gelar dunia kembali, tetapi apakah lawan berikutnya dapat memberikan tantangan yang belum pernah ia hadapi sebelumnya.