Dalam menjelang pertarungan antara Moses Itauma dan Filip Hrgovic di O2 Arena, London, Tony Bellew memberikan prediksi yang cukup optimis mengenai peluang Itauma. Mantan juara dunia kelas penjelajah ini berpendapat bahwa Itauma memiliki keunggulan yang signifikan dan dapat meraih kemenangan yang meyakinkan.
Bellew mengibaratkan duel ini dengan pertarungan antara Daniel Dubois dan Joe Joyce yang terjadi pada tahun 2020. Pada saat itu, Dubois datang sebagai petinju muda yang tak terkalahkan dan diunggulkan untuk melewati tantangan besar, namun pengalaman Joyce menjadi faktor penentu, di mana ia mampu menghadapi tekanan Dubois dan akhirnya menghentikan lawannya pada ronde ke-10.
Peluang Pertarungan
Menurut Bellew, meskipun skenario mengejutkan seperti yang terjadi pada Dubois dan Joyce bisa saja terulang, ia merasa gaya bertarung Hrgovic justru akan menempatkannya dalam posisi yang sulit. Itauma datang dengan performa mengesankan setelah berhasil menghentikan Jermaine Franklin pada ronde kelima dalam pertarungan bulan Maret lalu. Franklin dikenal sebagai petinju yang cukup kuat, namun Itauma mampu mendominasi dan menyelesaikan pertarungan sebelum bel berbunyi.
Sementara itu, Hrgovic merupakan lawan dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Kekalahan satu-satunya dalam karier profesionalnya terjadi saat melawan Dubois pada tahun 2024, di mana ia dihentikan akibat luka robek pada ronde kedelapan. Meskipun Hrgovic memiliki lebih banyak pengalaman, Bellew berpendapat bahwa postur dan gaya bertarungnya dapat menjadi target yang mudah bagi kecepatan serta kombinasi pukulan yang dimiliki Itauma.
Analisis Bellew
“Saya melihat peluangnya sekitar 80 berbanding 20 untuk Itauma. Ini seperti momen ketika Daniel Dubois menghadapi Joe Joyce. Kita akan mengetahui seberapa jauh kemampuan Moses, tetapi saya merasa gaya Filip sangat cocok untuknya,” ungkap Bellew. Ia juga memberikan penilaian yang lebih tajam terhadap Hrgovic, menyatakan, “Filip terlalu tegak dan sering menerima pukulan. Karena itu, saya pikir dia bisa dihancurkan.”
Moses Itauma kini memiliki kesempatan untuk mencetak sejarah. Kemenangan atas Hrgovic tidak hanya akan membawanya meraih gelar IBF kelas berat yang kosong, tetapi juga membuka peluang baginya untuk menjadi juara dunia kelas berat termuda sejak Mike Tyson merebut gelar dari Trevor Berbick pada tahun 1986.