Purwokerto, sebagai kota pembuka MilkLife Festival SenengMinton 2026, menggelar acara yang bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap olahraga bulu tangkis di kalangan anak-anak. Acara ini berlangsung di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto pada Kamis, 30 April, diikuti oleh 480 siswa Sekolah Dasar kelas 1 hingga 3 dari 16 sekolah.
Festival ini diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation, disponsori oleh MilkLife, dan bekerja sama dengan Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang juga akan dilaksanakan di empat kota lainnya di Jawa Tengah, yaitu Magelang, Solo, Semarang, dan Kudus pada bulan September dan Oktober mendatang.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menyatakan bahwa penyelenggaraan festival ini merupakan komitmen untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas serta membangun fondasi kecintaan terhadap bulu tangkis sejak usia dini. Dengan permainan yang dirancang interaktif dan menyenangkan, diharapkan dapat membuka jalan bagi pembibitan atlet secara terstruktur dan sistematis, sehingga melahirkan pebulutangkis handal di masa depan.
Yoppy menambahkan, "Kami ingin memberikan pengalaman yang menggembirakan sekaligus memotivasi siswa untuk menekuni bulutangkis. Kami percaya atlet yang hebat dan berprestasi berawal dari rasa senang saat melakoni suatu olahraga." Ia berharap acara ini dapat mencetak generasi penerus atlet badminton yang kompetitif dan membanggakan bangsa.
Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah, Yuni Kartika, juga memberikan apresiasi terhadap antusiasme siswa dan sekolah yang berpartisipasi. Ia menegaskan pentingnya konsistensi dalam membangun ekosistem bulu tangkis dari level grassroot, yang akan berdampak signifikan terhadap prestasi di tingkat yang lebih tinggi. Dengan semakin luasnya basis partisipasi, peluang untuk munculnya talenta-talenta unggul akan semakin terbuka.