Chengzhou - Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum sukses melanjutkan langkah mereka ke perempatfinal China Open 2026. Keduanya berharap momentum positif ini dapat berlanjut.
Dalam pertandingan babak 16 besar, Rachel dan Febi sempat tertinggal di gim pertama sebelum akhirnya bangkit dan meraih kemenangan dengan skor 17-21, 21-11, 21-19. Rachel mengungkapkan rasa syukurnya karena berhasil menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera. Ia menyatakan bahwa kunci keberhasilan mereka adalah mengurangi kesalahan sendiri.
Strategi dan Tantangan di Lapangan
"Tadi kami hanya berdoa lalu mencoba untuk memasukkan bola, yang terpenting adalah tidak melakukan kesalahan sendiri. Meskipun kami sempat tertinggal jauh di interval gim ketiga, kami terus berusaha," ujar Rachel dalam keterangannya melalui federasi.
Rachel juga mengakui bahwa mereka menghadapi kesulitan, terutama di gim pertama dan awal gim ketiga, akibat arah angin yang tidak mendukung. "Lawan selalu siap dengan pukulan-pukulan kencang dari kami, sehingga kami menjadi kurang yakin dengan arah pengembalian bola," tuturnya.
Pujian untuk Lawan dan Evaluasi Diri
Febi menambahkan bahwa pasangan dari Amerika Serikat tersebut menunjukkan permainan yang baik. "Pasangan Amerika Serikat memiliki pertahanan yang tangguh, itu yang menyulitkan kami. Kami sudah berusaha menyerang, tetapi sulit untuk menembus pertahanan mereka," kata Febi.
"Di momen kritis, saya hanya meyakinkan diri sendiri bahwa kami masih bisa, dan pertandingan belum berakhir. Lebih kepada aspek non-teknis yang perlu diperhatikan," tambahnya.
Meskipun berhasil mencapai delapan besar, Rachel dan Febi menyadari masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Mereka berharap dapat melanjutkan kemenangan di China Open kali ini. "Besok di perempatfinal, kami pastinya ingin menang lagi, tetapi banyak yang harus dipersiapkan berdasarkan pertandingan tadi. Kami akan menjaga kondisi dengan baik," tegas Rachel.