Logo
Berita Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia di Asian Games 2026

Rahmat Erwin Abdullah berhasil meraih medali emas dalam cabang angkat besi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, sekaligus memecahkan rekor dunia dengan total angkatan 366 kg.

A
Atha Aziz
27 September 2026 21 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
Aksi Lifter Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, dalam final angkat besi putra 75 kg Asian Games 2026 yang berlangsung di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, Sabtu (26/9/2026).(Dok. NOC Indonesia)
Aksi Lifter Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, dalam final angkat besi putra 75 kg Asian Games 2026 yang berlangsung di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, Sabtu (26/9/2026).(Dok. NOC Indonesia)

KOMPAS.com - Rahmat Erwin Abdullah mengukir prestasi gemilang dengan meraih medali emas di ajang angkat besi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Lifter asal Indonesia ini menjadi juara di kelas 75 kg putra setelah mencatatkan total angkatan 366 kg di Nagoya City Trade and Industry Center pada hari Sabtu, 26 September 2026. Dalam kompetisi tersebut, Rahmat berhasil mengangkat 160 kg pada snatch dan 206 kg pada clean and jerk, yang juga menjadi rekor dunia baru untuk kategori tersebut.

Dengan tambahan medali emas dari Rahmat, Indonesia kini mengoleksi dua medali emas, setelah sebelumnya meraih emas pertama di cabang bulu tangkis nomor beregu putra.

Persaingan Ketat di Kelas 75 kg Putra

Kompetisi di kelas 75 kg putra berlangsung sangat ketat sejak awal. Rahmat sempat tertinggal dari Ri Chong Song, lifter asal Korea Utara, setelah sesi snatch. Rahmat mencatatkan angkatan 160 kg, sedangkan Ri berhasil mengangkat 162 kg, menjadikannya berada di posisi teratas sementara. Selain itu, Weeraphon Wichuma dari Thailand juga turut bersaing dengan catatan 160 kg pada snatch, menjadikannya sebagai pesaing kuat untuk meraih medali emas.

Setelah sesi snatch, Rahmat berada di posisi kedua dengan selisih dua kilogram dari Ri. Namun, situasi berubah saat memasuki nomor clean and jerk.

Clean and Jerk yang Menentukan

Rahmat menunjukkan performa yang mengesankan pada clean and jerk. Ia berhasil mengangkat 201 kg pada percobaan pertama dan kemudian meningkatkan beban menjadi 206 kg pada percobaan kedua. Angkatan 206 kg tersebut memastikan Rahmat meraih medali emas, tanpa perlu melakukan percobaan ketiga karena posisinya sudah tidak dapat terkejar. Catatan angkatan tersebut juga menjadi rekor dunia baru untuk clean and jerk di kelas 75 kg, sedangkan total angkatan 366 kg menjadi rekor dunia baru pula.

Sementara itu, Ri hanya mampu mengangkat 195 kg pada percobaan pertama, dan dua percobaan berikutnya dengan beban 202 kg gagal, sehingga total angkatannya tetap 357 kg. Weeraphon sempat memberikan tekanan kepada Rahmat setelah berhasil mengangkat 205 kg pada percobaan terakhir clean and jerk, dengan total angkatan mencapai 365 kg. Namun, Rahmat menjawab tantangan tersebut dengan angkatan 206 kg, memastikan dirinya tetap di posisi pertama dengan selisih satu kilogram.

Weeraphon akhirnya meraih medali perak dengan total angkatan 365 kg, sedangkan Ri Chong Song membawa pulang medali perunggu setelah mencatatkan total 357 kg. Dengan keberhasilan ini, Rahmat mengukuhkan posisinya sebagai juara bertahan, meraih medali emas kedua secara beruntun setelah sebelumnya menjadi juara di Asian Games 2022. Prestasi ini juga melanjutkan tradisi emas Indonesia di cabang angkat besi pada tiga edisi terakhir Asian Games.

Artikel Terkait