Di kalangan pelari urban, berlari kini lebih dari sekadar mengejar waktu atau mencapai garis finis. Pengalaman selama berlari menjadi hal yang penting, mulai dari menikmati suasana kota, mengenal budaya lokal, hingga mencicipi kuliner khas. Konsep sportourism semakin diminati karena menjadikan ajang lari sebagai cara baru untuk menikmati destinasi wisata sambil berolahraga. Hal ini menjadi inti dari Solo Run Fest 2026, festival lari yang menggabungkan olahraga, budaya, dan pariwisata dalam satu acara.
Festival yang Menggugah Semangat
Solo Run Fest 2026 mengajak peserta untuk menjelajahi berbagai daya tarik Kota Solo sambil berlari, mulai dari kekayaan budaya hingga geliat ekonomi kreatif masyarakat setempat. Dengan konsep yang diusung, peserta tidak hanya berfokus pada waktu tempuh terbaik, tetapi juga merasakan atmosfer Kota Solo dari perspektif yang berbeda. Festival ini merupakan perkembangan dari SHA Run for Solo yang kini menjadi lebih besar dan lebih kaya akan aktivitas.
Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 25-27 September 2026 di Kota Solo, Jawa Tengah. Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan Race Pack Collection dan Race Village Festival pada 25-26 September 2026. Area Race Village tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengambilan race pack, tetapi juga menawarkan berbagai aktivitas menarik yang akan menghidupkan suasana festival sebelum perlombaan dimulai.
Beragam Kategori Lomba dan Aktivitas Menarik
Pada hari perlombaan, yaitu 27 September 2026, peserta dapat mengikuti berbagai kategori lomba sesuai dengan kemampuan masing-masing, termasuk Half Marathon (HM), 10K, 5K Umum, dan 5K Pelajar. Dengan demikian, ajang ini terbuka untuk pelari dari berbagai latar belakang dan tingkat pengalaman, mulai dari pelari profesional hingga pemula.
Selain kompetisi lari, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas pendukung seperti UMKM Bazaar, Sportswear Expo, Live Music Performance, dan Entertainment Stage. Rangkaian acara akan semakin meriah dengan pengumuman pemenang, doorprize, serta Cultural Running Festival yang menambah nuansa khas Kota Solo.
UMKM Bazaar menjadi daya tarik tersendiri, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal dan mendukung produk lokal. Bazaar ini juga berperan dalam menghidupkan sektor ekonomi kreatif masyarakat Solo selama festival berlangsung, sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha kecil setempat. Sementara itu, Sportswear Expo menawarkan berbagai perlengkapan olahraga yang dapat melengkapi kebutuhan para pelari.
Menariknya, pelari dapat menikmati diskon tiket sebesar 20% jika melakukan pembelian melalui BRImo. Diskon ini menjadi keuntungan tambahan bagi peserta yang bertransaksi melalui kanal resmi tersebut. Proses pendaftaran untuk festival ini juga semakin praktis, dengan BRImo sebagai metode pembayaran resmi dan kanal eksklusif untuk pembelian tiket Solo Run Fest 2026.
Melalui aplikasi ini, peserta dapat melakukan registrasi secara digital dengan proses transaksi yang lebih mudah dan nyaman. Dengan kemudahan akses ini, pelari tidak perlu lagi melalui proses pendaftaran yang rumit untuk berpartisipasi dalam festival lari dan budaya ini. Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat mengunjungi bbri.id/solorun2026.