Logo
Raket

Rashid Sidek Anjurkan Lee Zii Jia untuk Turun ke Turnamen Kelas Bawah

Mantan petenis nomor satu dunia, Rashid Sidek, menyarankan Lee Zii Jia untuk mempertimbangkan bermain di turnamen Super 100 dan Super 300 guna meningkatkan peringkat dan kepercayaan dirinya setelah ke...

C
Citra Erwana
15 May 2026 18 pembaca
Rashid Sidek Anjurkan Lee Zii Jia untuk Turun ke Turnamen Kelas Bawah
Lee Zii Jia/[Foto:Thestar]

Apakah Lee Zii Jia akan mempertimbangkan untuk berkompetisi di turnamen Super 100 dan Super 300 yang lebih ringan demi meningkatkan peringkat dan rasa percaya dirinya? Pertanyaan ini muncul setelah Zii Jia, yang kini berada di peringkat 67 dunia, mengalami kekalahan yang mengecewakan dengan skor 22-20, 21-10 dari pemain Israel, Daniil Dubovenko, yang berada di peringkat 60 dunia, pada babak pertama Super 500 Thailand Open 2026 yang berlangsung pada hari Rabu.

Dalam pertandingan tersebut, Zii Jia terlihat kelelahan dan tampak terpengaruh setelah menjalani dua pertandingan kualifikasi pada hari Selasa. Kesulitan yang dihadapinya semakin menyoroti masalah kebugaran yang dialaminya. Rashid Sidek mengungkapkan bahwa bermain di turnamen dengan level yang lebih rendah mungkin menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan oleh Zii Jia, kecuali jika ia lebih memilih untuk fokus pada peningkatan kondisi fisiknya, karena kekalahan dari pemain yang kurang dikenal dapat merusak reputasinya.

Pentingnya Mempertahankan Reputasi

Rashid menekankan bahwa keberhasilan Lee Zii Jia dalam Piala Thomas sebelumnya didukung oleh waktu istirahat yang cukup di antara pertandingan. Namun, ia menunjukkan bahwa Zii Jia tampak tidak siap untuk menghadapi tiga pertandingan dalam dua hari yang harus dilaluinya di Bangkok minggu ini. "Sebagai mantan juara All England dan peraih medali perunggu Olimpiade, Zii Jia harus melindungi reputasinya dan kekalahan dari pemain Israel tidak mencerminkan dirinya dengan baik," ungkap Rashid. "Tapi itu tidak akan meningkatkan kepercayaan dirinya jika dia terus-menerus tersingkir di ronde pertama."

Peluang di Turnamen Kelas Bawah

Rashid juga mencatat bahwa meskipun Zii Jia adalah mantan juara All England, mungkin tidak mudah baginya untuk berkompetisi di turnamen Super 100 dan Super 300, karena hal tersebut bisa terasa seperti penurunan level. "Namun, ini akan memberinya kesempatan untuk meraih hasil yang lebih baik dan juga peluang untuk memenangkan gelar sebelum kembali ke level tertinggi," tambahnya.

Dalam turnamen Super 500, Zii Jia bisa mendapatkan 9.200 poin peringkat dunia, tetapi karena ia memulai dari babak kualifikasi, ia perlu memainkan tujuh pertandingan untuk mencapai angka tersebut. Sebagai perbandingan, ia bisa meraih 7.000 poin dengan memenangkan gelar Super 300 hanya dengan lima pertandingan, sementara gelar Super 100 menawarkan 5.500 poin untuk jumlah pertandingan yang sama.

Rashid juga mengingatkan tentang Kento Momota, juara dunia dua kali, yang mendapatkan manfaat dari berkompetisi di turnamen tingkat bawah, seperti International Challenge (IC) dan International Series (IS), pada tahun 2017 setelah menjalani larangan akibat pelanggaran perjudian. Momota berhasil meraih lima gelar IC dan IS, serta satu gelar Grand Prix (setara dengan turnamen Super 300 saat ini), sebelum kembali ke peringkat 10 dunia dan melanjutkan kariernya.

"Tentu saja, situasinya berbeda karena Zii Jia absen karena cedera sementara Momota terkena larangan bermain. Namun, jika Momota bersikeras hanya bermain di turnamen besar, dia mungkin akan kesulitan seperti Lee Zii Jia karena persaingan yang ketat di nomor tunggal putra," tambah Rashid. "Dia tidak perlu bermain di turnamen IC dan IS, tetapi dia bisa mempertimbangkan untuk berkompetisi di beberapa ajang Super 100 dan Super 300."

Artikel Terkait