Logo
Raket

Rexy Mainaky Dorong Pemain Ganda Putra Raih Kesempatan Menuju Olimpiade 2028

Rexy Mainaky mendorong para pemain ganda putra nasional untuk melihat perombakan pasangan sebagai peluang dalam meraih tempat di Olimpiade Los Angeles 2028, meskipun ada tantangan yang dihadapi.

S
Surya Kirana
17 June 2026 3 pembaca
Rexy Mainaky-Herry IP/[Foto:Djarum Badminton]
Rexy Mainaky-Herry IP/[Foto:Djarum Badminton]

Para atlet ganda putra Indonesia diimbau untuk menerima perubahan yang terjadi akibat perombakan pasangan baru-baru ini dan memanfaatkan situasi ini sebagai kesempatan untuk mengamankan posisi mereka di Olimpiade Los Angeles 2028. Meskipun adanya perubahan besar ini memicu perdebatan di kalangan penggemar dan pengamat, Rexy Mainaky selaku direktur pelatihan ganda optimis bahwa perombakan ini dapat membuka peluang baru serta membentuk mentalitas juara yang diperlukan untuk meraih medali emas Olimpiade yang selama ini sulit dicapai oleh Malaysia.

Rexy menekankan pentingnya fokus pada peluang yang ada daripada terjebak dalam ketidakpastian akibat perubahan. "Ini bukan lagi tentang zona nyaman," ungkapnya. "Ketika kemitraan berubah, semua orang memulai dari nol lagi. Para pemain harus melihatnya sebagai peluang baru dan membuktikan diri."

Pentingnya Menghadapi Risiko

Rexy percaya bahwa mempertahankan keadaan yang ada akan membawa risiko tersendiri, merujuk pada kesulitan yang dialami beberapa pasangan nasional meskipun telah menjalin kemitraan yang mapan. Contohnya, pasangan terbaik Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, yang saat ini menempati peringkat ketiga dunia, mengalami hasil buruk dalam beberapa turnamen terakhir, termasuk kekalahan dari lawan-lawan muda asal Indonesia. Sementara itu, pasangan lainnya juga menghadapi kesulitan untuk mencapai prestasi yang diharapkan.

Dia menambahkan bahwa tim pelatih tidak bisa menunggu hingga periode kualifikasi Olimpiade yang dimulai pada Mei tahun depan untuk mencari alternatif. "Kita masih punya banyak turnamen sebelum perlombaan Olimpiade dimulai. Ini adalah waktu untuk melihat kombinasi apa yang bisa berhasil dan potensi apa yang kita miliki," jelasnya.

Uji Coba Kombinasi Baru

Dalam perombakan terbaru, beberapa kombinasi baru akan diuji selama beberapa bulan ke depan, dengan tim pelatih mengevaluasi kemitraan yang memiliki prospek jangka panjang terbaik. Di antara pasangan yang akan diuji adalah kombinasi yang melibatkan pemain senior dan junior, langkah yang diharapkan Rexy dapat mempercepat pengembangan generasi mendatang. Ia menekankan bahwa latihan ini bertujuan untuk menciptakan persaingan yang lebih ketat di dalam skuad, bukan untuk menggantikan bintang-bintang yang sudah ada.

"Kita harus cukup berani untuk mencoba. Jika pasangan baru tampil bagus, mengapa mereka tidak boleh melanjutkan? Yang penting adalah mengidentifikasi kombinasi terbaik untuk masa depan," tegas Rexy.

Rexy juga menyatakan bahwa diskusi dengan pelatih kepala ganda putra, Herry Iman Pierngadi, dan ketua Komite Performa, Datuk Seri Lee Chong Wei, berfokus pada perubahan pola pikir para pemain menjelang Olimpiade Los Angeles 2028. Ia menilai bahwa bulu tangkis Malaysia selama ini terlalu terfokus pada perolehan medali, daripada mengejar kemenangan utama. "Kami sudah memenangkan perak. Kami sudah memenangkan perunggu," kata Rexy. "Sekarang kita harus berpikir berbeda. Tujuannya adalah emas."

Dia menegaskan bahwa para pemain harus mulai mengadopsi mentalitas juara. "Pergi ke Olimpiade seharusnya bukan hanya tentang berpartisipasi atau sekadar memenangkan medali. Seharusnya tentang menjadi juara."

Berdasarkan rencana perombakan yang diumumkan oleh BAM pekan lalu, dua kombinasi paling mapan di tim nasional, Aaron-Wooi Yik dan Man Wei Chong-Tee Kai Wun, telah dipisahkan untuk menjajaki kombinasi baru menjelang siklus Olimpiade Los Angeles. Beberapa pasangan yang akan diuji antara lain Aaron-Aaron Tai, Kai Wun-Yap Roy King, Wan Arif Junaidi-Kang Khai Xing, dan Wei Chong-Soh Wooi Yik, yang diharapkan dapat tampil dalam serangkaian acara World Tour selama beberapa bulan mendatang.

Artikel Terkait