Tim bulu tangkis putra Malaysia diharapkan menunjukkan semangat pantang menyerah saat berhadapan dengan Indonesia, yang merupakan unggulan teratas, pada perempat final Asian Games yang berlangsung pada Selasa (22 September). Hal ini disampaikan oleh Rexy Mainaky, direktur pelatihan ganda nasional Malaysia.
Rexy menegaskan bahwa para pemain Malaysia tidak perlu merasa tertekan dengan status Indonesia sebagai favorit, melainkan harus memasuki lapangan dengan rasa percaya diri dan berjuang hingga titik terakhir di setiap pertandingan. "Ini adalah sikap pantang menyerah," ujarnya setelah Malaysia berhasil mengalahkan Mongolia dengan skor 3-0 di babak pertama yang berlangsung di Gimnasium Kota Ichinomiya pada hari Senin (21 September).
Kemenangan Melawan Mongolia Sebagai Persiapan
Kemenangan atas Mongolia memberi kesempatan bagi para pemain Malaysia untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan sebelum menghadapi Indonesia. Rexy berharap, "Kami berharap dari kesempatan yang kami dapatkan bermain melawan Mongolia, setidaknya kami telah merasakan kondisi di tempat ini. Semoga semua pemain dapat mengambil ini sebagai keuntungan."
Malaysia melaju ke perempat final setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Mongolia, dengan kontribusi dari Leong Jun Hao, pasangan Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani, serta Justin Hoh. Rexy menekankan bahwa semangat juang yang tinggi dan mentalitas yang tidak mudah menyerah akan menjadi kunci bagi tim nasional dalam menghadapi Indonesia, yang dianggap sebagai salah satu kandidat kuat untuk meraih gelar di ajang ini.
Pentingnya Kepercayaan Diri
Ia juga menegaskan bahwa para pemain harus melepaskan fokus dari status Indonesia sebagai tim unggulan. Sebaliknya, mereka harus melangkah ke lapangan dengan keyakinan dan tekad untuk memberikan performa terbaik di setiap pertandingan. "Ini bukan sesuatu yang bisa kita katakan ada rumus atau cara khusus untuk mendekatinya," tutup Rexy.