Logo
Berita Olahraga

Rian/Rahmat Kembali Tersingkir di Babak Awal, Evaluasi dan Latihan Diperlukan

Pasangan bulu tangkis Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat kembali mengalami kekalahan di babak pertama Malaysia Masters 2026, dan mereka mengakui perlunya evaluasi serta latihan lebih intensif.

D
Dharma Kusuma
19 May 2026 11 pembaca
Rian/Rahmat Kembali Tersingkir di Babak Awal, Evaluasi dan Latihan Diperlukan
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat tersingkir di babak pertama Malaysia Masters 2026. (Foto: dok. PBSI)

Jakarta - Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat belum mampu mengatasi rentetan kekalahan di babak pertama turnamen. Mereka mengungkapkan perlunya evaluasi dan peningkatan latihan setelah hasil kurang memuaskan di Malaysia Masters 2026 yang berlangsung pada Selasa (19/5).

Pada pertandingan tersebut, Rian dan Rahmat harus menghadapi unggulan kedua, Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi, dan mereka tersingkir di babak 32 besar setelah kalah dalam dua gim dengan skor 18-21, 18-21 dalam waktu 35 menit.

Evaluasi Diperlukan untuk Meningkatkan Performa

Rian menjelaskan bahwa pertandingan kali ini tidak mudah, mengingat lawan mereka merupakan pasangan yang sudah berpengalaman dan lama berpartner. "Pertandingan hari ini pasti tidak mudah karena lawan juga pasangan yang sangat baik, sudah lama juga berpartneran. Jadi tadi sebenarnya memang kuncinya harus pegang di bola depan, servis dan pembukaannya. Juga tidak boleh gampang mati sendiri," ujarnya setelah pertandingan.

Rian menyadari bahwa hasil yang dicapai bersama Rahmat belum memuaskan. Dari enam turnamen yang mereka ikuti tahun ini, hasil terbaik yang diraih adalah semifinal di Thailand Masters dan perempatfinal di All England. Di turnamen lainnya, mereka selalu tersisih lebih awal, termasuk tiga kekalahan berturut-turut di Thailand Open, Orleans Masters, dan Swiss Open. "Kami perlu banyak evaluasi, tambah lagi ekstra latihannya untuk mengejar level yang diharapkan," tambahnya.

Harapan untuk Turnamen Mendatang

Sementara itu, Rahmat juga menyatakan bahwa mereka telah berusaha sebaik mungkin dalam hal pola permainan dan adaptasi terhadap kondisi lapangan, angin, dan shuttlecock. Namun, hasil yang didapat tetap tidak memuaskan. Ia bertekad untuk memperbaiki performa di turnamen mendatang, terutama di Indonesia Open yang akan berlangsung pada awal Juni. "Hasil-hasil pertandingan kami kurang baik tapi bukan jadi halangan buat kami ke depannya. Pasti mau coba lebih baik, nanti kami coba lagi di Indonesia Open. Semoga hasilnya lebih memuaskan dari ini," ungkap Rahmat.

Artikel Terkait