Logo
Basket

Ricky Rubio Menyampaikan Ambisi Joventut di Musim Mendatang

Point guard asal Katalonia, Ricky Rubio, mengungkapkan bahwa kepulangannya ke Joventut Badalona bukan hanya untuk bermain basket, tetapi juga untuk meninggalkan warisan bagi klub yang membesarkannya.

A
Arka Wisena
10 September 2026 8 pembaca
Ricky Rubio Beberkan Target Joventut di Musim Baru
Ricky Rubio Beberkan Target Joventut di Musim Baru

Pemain basket Katalonia, Ricky Rubio, yang kini kembali memperkuat Joventut Badalona, menyatakan pada hari Selasa bahwa tujuannya bukan sekadar bermain, melainkan juga untuk meninggalkan warisan di klub yang menjadi tempat awal kariernya sejak usia 14 tahun dan yang ia tinggalkan pada tahun 2025.

"Saya kembali ke sini bukan hanya untuk bermain basket, tetapi juga untuk meninggalkan warisan bagi kota dan klub ini. Saya ingin proyek ini terus berjalan. Ada aspek-aspek yang bisa kita tingkatkan, dan saya ingin kita semua memiliki ambisi tersebut agar klub ini bisa kembali ke posisi yang memang layak baginya," ungkap Rubio.

Tantangan Musim Baru

Dalam konferensi pers menjelang Lliga Basket Catalan, Rubio juga mengakui bahwa Joventut akan menghadapi tantangan besar di musim baru untuk mempertahankan level permainan yang telah dicapai pada musim sebelumnya. "Tahun lalu, target-target yang sangat tinggi berhasil dicapai, dan sulit untuk membandingkannya dengan musim ini. Kami tidak dapat mempertahankan pemain-pemain yang sebenarnya kami inginkan untuk tetap tinggal karena keterbatasan anggaran yang kami miliki," jelasnya.

Kembalinya Nico Laprovittola

Salah satu daya tarik dari proyek baru Joventut adalah kembalinya Nico Laprovittola ke tim. "Sebagai penggemar, ini sungguh menyenangkan dan saya sangat menantikan untuk menyaksikan aksi magisnya. Menurut saya, dia adalah pemain yang telah banyak berjasa bagi klub ini di masa-masa sulit dan sosok yang sangat dihargai. Sebagai rekan setim, kini kami bisa menjalin kerja sama yang jauh lebih baik, di tahap karier di mana saling membantu menjadi hal yang sangat krusial," tambahnya.

Artikel Terkait