Logo
Moto GP

Rivalitas Pol Espargaro dan Marc Marquez Sebelum MotoGP

Pol Espargaro menceritakan pengalaman rivalitasnya dengan Marc Marquez yang telah berlangsung sejak kelas junior, sebelum keduanya berkompetisi di MotoGP.

E
Elvira Adhitama
19 June 2026 4 pembaca
Pol Espargaro dan Marc Marquez
Pol Espargaro dan Marc Marquez

Pol Espargaro baru-baru ini berbagi cerita mengenai persaingan panjangnya dengan Marc Marquez, yang dimulai jauh sebelum mereka bertarung di ajang MotoGP. Ia mengungkapkan bahwa tekanan yang dirasakannya saat beradu dengan juara dunia tersebut sangat luar biasa.

Marc Marquez dikenal sebagai salah satu pembalap paling dominan dalam sejarah MotoGP. Namun, sebelum mencapai kesuksesan besar di kelas utama, pembalap asal Spanyol ini sudah menjadi lawan yang sangat tangguh bagi para pesaingnya di kelas-kelas junior. Salah satu yang merasakan langsung ketangguhan Marquez adalah Pol Espargaro, mantan pembalap KTM dan Honda, yang menyatakan bahwa rivalitas mereka telah ada sejak lama, bahkan sebelum keduanya memasuki MotoGP.

Pengalaman di Kelas Junior

Dalam sebuah wawancara di podcast ZamTube, Espargaro menyebut Marquez sebagai rival terkuat sepanjang kariernya. Ia juga mengakui bahwa Marquez adalah lawan yang paling memuaskan untuk dikalahkan. "Kami bertemu sejak kelas-kelas bawah. Memang kami tidak balapan bersama di 125cc, tetapi setelah itu kami memiliki banyak pertarungan hebat di Moto2," ungkap Espargaro. "Kami beberapa kali berselisih dan saling mendorong hingga batas kemampuan. Ada juga beberapa kontroversi saat itu."

Walaupun saat ini Espargaro mengenang pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang berharga, ia mengakui bahwa saat itu terasa sangat berat. "Saat itu rasanya seperti neraka bagi saya karena tekanan yang begitu besar. Media di Spanyol juga membuat semuanya semakin ramai," jelasnya.

Perbedaan Jalur Karier

Pada musim 2012, Espargaro harus puas finis sebagai runner-up Moto2 setelah kalah dari Marquez dalam perebutan gelar juara dunia. Namun, setahun kemudian, ia berhasil menebus kegagalan tersebut dengan merebut gelar Moto2 2013. Sementara itu, Marquez langsung mencetak sejarah setelah promosi ke MotoGP dengan meraih gelar juara dunia di musim debutnya bersama tim pabrikan Honda.

Setelah itu, perbedaan jalur karier keduanya semakin terlihat. Marquez berkembang menjadi salah satu legenda MotoGP dengan sejumlah gelar juara dunia, sedangkan Espargaro tidak pernah mampu mengulang kesuksesan yang diraihnya di Moto2. Meskipun demikian, Espargaro tetap merasa bangga pernah menjadi bagian dari era persaingan yang melibatkan nama-nama besar seperti Marquez, Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Casey Stoner.

"Hal terbaik adalah ketika Anda balapan melawan pembalap yang sangat kuat. Kadang terasa mustahil untuk mengalahkan mereka, tetapi ketika berhasil melakukannya, rasanya luar biasa," kata Espargaro. "Belakangan saya juga beruntung bisa berbagi lintasan dengan Valentino, Pedrosa, Lorenzo, dan Stoner. Itu benar-benar seperti mimpi."

Bagi Espargaro, meskipun rivalitas yang sengit dengan Marc Marquez penuh tekanan saat dijalani, kini pengalaman tersebut menjadi salah satu kenangan paling berharga dalam karier balapnya.

Artikel Terkait