Logo
Sepakbola

Ronaldo Targetkan 1.000 Gol dan Gelar UEFA Nations League Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo mengungkapkan dua ambisi besar yang ingin dicapainya bersama Timnas Portugal, yaitu mencetak 1.000 gol dalam kariernya dan meraih gelar UEFA Nations League 2026-2027.

A
Atha Aziz
24 September 2026 36 pembaca
Penyerang timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menendang bola melewati bek Spanyol, Aymeric Laporte, pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol di Stadion Dallas di Arlington pada 6 Juli 2026.(AFP/THOMAS COEX)
Penyerang timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menendang bola melewati bek Spanyol, Aymeric Laporte, pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol di Stadion Dallas di Arlington pada 6 Juli 2026.(AFP/THOMAS COEX)

KOMPAS.com - Cristiano Ronaldo menegaskan dua tujuan utama yang ingin dicapainya bersama Timnas Portugal, yakni mencapai 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya dan membawa timnas menjuarai UEFA Nations League 2026-2027. Penyerang berusia 41 tahun ini menegaskan keinginannya untuk terus berkontribusi di lapangan dalam era baru Portugal di bawah pelatih Jorge Jesus. “Tujuannya adalah mencapai 1.000 gol dan tim nasional berusaha memenangkan Nations League ini,” ungkap Ronaldo melalui Dario AS pada Rabu (24/9/2026).

Saat ini, Ronaldo telah mencetak 979 gol dalam karier profesionalnya, dengan rincian 833 gol bersama klub dan 146 gol saat membela timnas Portugal. Dengan angka tersebut, Ronaldo hanya membutuhkan 21 gol lagi untuk mencapai target 1.000 gol. Kapten Timnas Portugal ini menyatakan bahwa mencetak gol ke-1.000 untuk tim nasional akan menjadi momen yang sangat istimewa baginya.

Makna Gol Ke-1.000

“Bila mencetak gol ke-1.000 untuk tim nasional, itu akan menjadi puncak dari sesuatu, sebuah cerita yang indah. Itu bukan berarti akhir dari semuanya, tetapi akan menjadi sebuah cerita yang indah,” kata Ronaldo.

Walaupun memiliki target yang besar, Ronaldo menegaskan bahwa ia tidak ingin menjadikan angka tersebut sebagai beban. Ia lebih memilih untuk menikmati setiap pertandingan dan menjalani kariernya tanpa terlalu memikirkan masa depan. “Saya sudah mengakui bahwa saya ingin mencapainya dan saya akan mencapainya. Apakah itu sebuah obsesi? Tidak. Sisanya adalah tentang menikmatinya, menikmati setiap hari,” ujarnya.

Komitmen Terhadap Timnas

Ronaldo sempat mempertimbangkan masa depannya di Timnas Portugal setelah timnya tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Spanyol. Namun, setelah berbicara dengan Federasi Sepak Bola Portugal dan pelatih baru Jorge Jesus, ia memutuskan untuk tetap memperkuat Selecao. “Mereka masih mengandalkan saya. Saya masih percaya bahwa saya mampu membantu tim nasional,” jelas Ronaldo. “Hal terpenting adalah mampu mencetak gol di lapangan dan membantu tim memenangkan pertandingan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan akan siap untuk mengakhiri kariernya di tim nasional jika merasa tidak lagi memberikan dampak positif atau tidak termasuk dalam rencana pelatih. “Ketika saya merasa tidak melakukan apa pun di sini, tidak berkontribusi di lapangan, tidak mencetak gol, menciptakan suasana yang buruk, atau mereka tidak menginginkan saya di sini, saya akan menjadi orang pertama yang mundur,” tegasnya.

Portugal kini memasuki era baru di bawah Jorge Jesus, yang menggantikan Roberto Martinez sebagai pelatih kepala. Pertandingan melawan Wales pada Jumat (25/9/2026) akan menjadi laga pertama Jesus bersama tim nasional. Ronaldo belum menetapkan kapan ia akan pensiun, memilih untuk menjalani kariernya hari demi hari tanpa batas waktu yang pasti. “Saya belajar sesuatu sejak usia akhir 30-an, yaitu menjalani momen saat ini dan tidak memikirkan hari esok. Apakah mungkin? Ya. Sangat mungkin? Ya. Tetapi apakah itu akan terjadi? Saya tidak tahu,” tutup Ronaldo.

Artikel Terkait