Rondae Hollis-Jefferson mengonfirmasi bahwa peluangnya untuk bergabung dengan Gilas Pilipinas, tim nasional Filipina, sudah tertutup. Meskipun ia mengakui adanya komitmen dari Yordania yang menjadikannya sebagai pemain naturalisasi, mantan pemain NBA ini menegaskan bahwa kemungkinan ia mewakili Filipina sangat kecil.
"Yordania harus mencabut status naturalisasi saya, dan menurut saya mereka tidak akan melakukannya," ungkap Rondae Hollis-Jefferson saat berbicara dengan Joaquin Henson dari Philstar.com. Sebelum memilih Filipina sebagai tempat tinggalnya, di mana ia telah berkarier dengan sukses bersama klub TNT Tropang 5G di Philippine Basketball Association (PBA), Hollis-Jefferson sudah menyatakan keinginannya untuk menjadi pemain naturalisasi bagi tim nasional Filipina.
Perkembangan Situasi
Namun, dengan banyaknya kandidat pemain naturalisasi di tim Gilas, termasuk Jordan Clarkson dan Justin Brownlee, Hollis-Jefferson akhirnya membatalkan niatnya untuk bergabung. Federasi Bola Basket Yordania (JBF) kemudian mengambil langkah tak terduga dengan mengamankan statusnya sebagai pemain naturalisasi mereka.
Hollis-Jefferson berhasil memperoleh paspor Yordania tepat sebelum dimulainya Piala Dunia Bola Basket FIBA 2023 di Manila, dan ia menarik perhatian banyak penggemar berkat gaya bermainnya yang kidal dan mirip dengan Kobe Bryant.
Peluang di Masa Depan
Di tengah proses pemulihan dari cedera robek tendon Achilles yang dialaminya sejak Desember lalu, Hollis-Jefferson tetap membuka kemungkinan untuk kembali bermain bagi Yordania di masa depan. "Saya masih memegang paspor Yordania saya," jelasnya. "Pihak Yordania telah meminta saya untuk kembali, dan hal itu mungkin saja terjadi di masa depan. Kami kalah dari Gilas di Asian Games, dan tentu akan menyenangkan jika bisa membalas kekalahan tersebut."