Pertarungan yang dinanti antara Ryan Garcia dan Conor Benn akan berlangsung pada 12 September di T Mobile Arena, Las Vegas. Duel ini tidak hanya akan memperebutkan gelar juara dunia WBC kelas welter, tetapi juga menjadi salah satu laga terbesar di akhir tahun ini. Di balik persaingan di atas ring, publik juga memperhatikan latar belakang kedua petinju yang pernah terlibat dalam kasus doping.
Conor Benn pernah dinyatakan positif menggunakan clomifene pada Oktober 2022, hanya beberapa hari sebelum pertarungannya melawan Chris Eubank Jr. Akibat kasus doping tersebut, pertarungan itu dibatalkan dan karier Benn sempat terhambat sebelum ia kembali bertanding di Amerika Serikat dan Inggris. Sementara itu, Ryan Garcia juga pernah menjalani sanksi setelah terbukti positif menggunakan ostarine setelah mengalahkan Devin Haney pada April 2024. Kemenangan itu dibatalkan dan diubah menjadi no contest, serta Garcia harus menjalani larangan bertanding selama satu tahun.
Fokus pada Persiapan Diri
Meskipun memiliki riwayat yang mirip, keduanya menegaskan bahwa mereka tidak mempermasalahkan masa lalu masing-masing menjelang pertarungan tersebut. Dalam konferensi pers peluncuran laga, Benn menyatakan bahwa fokusnya sepenuhnya pada persiapan diri sendiri, bukan pada tindakan lawannya. "Saya sama sekali tidak mengkhawatirkan itu. Dia bisa melakukan apa pun yang dia mau. Fokus saya hanya mempersiapkan diri sebaik mungkin dan masuk ke ring untuk mengalahkannya pada 12 September," ungkap Benn.
Kepercayaan Diri Garcia
Ryan Garcia juga memberikan tanggapan dengan penuh percaya diri, menyatakan bahwa ia tidak khawatir jika Benn memiliki keuntungan tertentu. "Saya juga tidak khawatir. Kalaupun dia menggunakan apa pun, saya tetap yakin bisa membuatnya kalah knockout. Jadi itu bukan masalah bagi saya," kata Garcia.
Garcia memasuki pertarungan ini sebagai juara dunia WBC kelas welter setelah mengalahkan Mario Barrios pada Februari lalu, yang menjadi pencapaian penting dalam kariernya setelah menjalani hukuman. Di sisi lain, Benn mendapatkan kesempatan untuk menantang sebagai penantang wajib WBC, meskipun ia belum bertarung di kelas welter sejak April 2022, karena beberapa pertarungannya sebelumnya berlangsung di kelas welter super hingga kelas menengah.
Selain pertarungan antara Garcia dan Benn, promotor juga diperkirakan akan menghadirkan juara dunia kelas penjelajah Jai Opetaia dalam partai tambahan, sehingga acara di Las Vegas ini diprediksi akan menjadi salah satu kartu pertandingan paling bergengsi tahun ini.