Dalam beberapa pekan terakhir, spekulasi tentang kembalinya legenda tinju Terence Crawford ke arena tinju semakin meningkat. Crawford, yang telah mengumumkan pensiun pada bulan Desember tahun lalu, kini dikaitkan dengan kemungkinan pertarungan besar sebagai alternatif jika duel antara Tyson Fury dan Anthony Joshua pada bulan Desember mendatang mengalami masalah dalam persetujuan kontrak.
Pihak otoritas tinju Arab Saudi, Turki Alalshikh, dilaporkan sedang mempertimbangkan opsi pertarungan antara Terence Crawford dan Ryan Garcia sebagai acara utama. Meskipun kedua petinju tersebut sebelumnya mengklaim tidak mengetahui tentang rencana ini, Garcia segera menanggapi rumor yang beredar dengan nada provokatif.
Ryan Garcia Tanggapi Tantangan
Dalam wawancaranya dengan FightHype, Garcia melontarkan komentar tajam, menyebut bahwa Crawford sedang mengalami krisis paruh baya. Petinju berusia 28 tahun ini menegaskan bahwa ia tidak takut menghadapi siapa pun dan bertekad untuk mengalahkan mantan juara dua divisi tersebut di atas ring. "Saya akan bertarung dengan siapa saja, saya tidak peduli. Begitu mendengar rumor pertarungan itu, saya langsung katakan kepada pelatih untuk memasukkan nama saya. Saya tidak peduli, saya akan mengalahkan pria tua itu. Dia hanya sedang mengalami krisis paruh baya," tegas Garcia.
Kaitkan Crawford dengan Jaron Ennis
Selain Ryan Garcia, Terence Crawford yang kini berusia 39 tahun juga sempat dikaitkan dengan juara dunia unifikasi kelas super welter, Jaron 'Boots' Ennis. Namun, untuk menarik minat Crawford agar kembali bertarung secara profesional, Ennis diperkirakan harus menyapu bersih semua sabuk gelar juara sejati terlebih dahulu.