Pasangan ganda putra profesional Indonesia yang menduduki peringkat 7 dunia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, tidak berhasil meraih gelar juara di turnamen Australia Open 2026 BWF World Tour Super 500. Mereka kalah dalam pertandingan final melawan pasangan unggulan dari China, Chen Bo dan Yang Liu Yi.
Dalam laga yang berlangsung di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia pada Minggu (14/6) sore waktu setempat, Sabar dan Reza yang menempati unggulan ketiga, harus menyerah dalam dua game langsung dengan skor 15-21 dan 19-21.
Refleksi Pertandingan
Reza mengungkapkan rasa syukurnya meskipun tidak berhasil menjadi juara, dengan menyatakan, "Tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan ini tanpa cedera." Ia juga menambahkan bahwa mereka merasa tertekan dengan pola permainan lawan di awal pertandingan. "Di sini suasananya berbeda dengan di Indonesia Open kemarin karena di sini dari segi bola agak berat jadi sesuai dengan pola mereka," tuturnya.
Meskipun belum berhasil meraih gelar, Reza menekankan bahwa hasil ini sangat penting bagi mereka. Ini adalah kali ke sekian pasangan ini meraih posisi kedua setelah sebelumnya juga menjadi runner-up di Indonesia Open, Macau Open, dan Hylo Open 2025.
Pencapaian Ganda Putri
Sementara itu, pasangan ganda putri Indonesia yang berada di peringkat 15 dunia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, juga harus puas dengan posisi runner-up di turnamen yang sama setelah kalah dari pasangan peringkat 5 dunia asal China, Jia Yifan dan Zhang Shu Xian. Mereka mengalami kekalahan dalam pertandingan ketat dengan skor 22-24 dan 13-21.
Febriana menyampaikan, "Di gim pertama tadi memang dari awal kami sebenarnya sudah pegang permainan, tapi pada saat poin-poin kritis itu butuh ketenangan yang lebih lagi dan lebih sabar lagi." Ia menjelaskan bahwa mereka menjadi terburu-buru saat unggul dan di gim kedua, lawan sudah lebih siap.
Ini merupakan pencapaian runner-up kedua secara berturut-turut bagi Febriana dan Meilysa setelah sebelumnya meraih posisi kedua di bawah rekan senegara mereka, Rachel Allesya Rose dan Febi Setianingrum. Trias menambahkan, "Kami tetap mensyukuri hasil ini walaupun belum bisa upgrade. Positifnya di sini kami dapat suasana dan hawa pertandingannya, semoga ke depan bisa seperti ini terus."