Wali Kota London, Sadiq Khan, telah meminta kepada promotor untuk mengadakan pertarungan antara Tyson Fury dan Anthony Joshua di Inggris, di saat negosiasi mengenai lokasi pertandingan mengalami kebuntuan. Sebelumnya, kedua petinju telah menandatangani kesepakatan dengan tokoh tinju asal Arab Saudi, Turki Alalshikh, untuk saling bertanding.
Kedua petinju telah menyelesaikan pertandingan pemanasan terakhir mereka pada bulan Juli, namun pembicaraan mengenai duel mereka kini terhambat oleh perbedaan pendapat mengenai lokasi. Fury menyatakan bahwa dia siap bertarung di mana saja, sementara kontrak Joshua secara jelas mengharuskan pertarungan berlangsung di Inggris.
Upaya Promotor dan Permintaan Khusus
Promotor Joshua, Eddie Hearn, telah mengajukan tambahan syarat kepada perusahaan promosi Arab Saudi, Sela, sebagai imbalan atas kemungkinan Joshua menyetujui pertarungan di Amerika Serikat, yang menjadi lokasi pilihan Sela dan Netflix sebagai mitra siaran. Namun, Hearn tetap berupaya agar pertarungan tersebut dapat dilaksanakan di Inggris.
Sadiq Khan pun menyatakan dukungannya agar duel antara kedua petinju kelas berat itu dapat berlangsung di London. "Saya penggemar berat tinju, seperti yang Anda tahu. Kami telah menggelar beberapa pertandingan tinju terbesar dalam sejarah London selama masa jabatan saya sebagai wali kota," ungkap Khan kepada Sky Sports. Dia menambahkan bahwa banyak penggemar di Inggris dan warga London yang mendukung kedua petinju tersebut.
Frustrasi Fury dan Alternatif Pertarungan
Khan juga menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan promotor demi membawa pertarungan itu ke ibu kota Inggris. Meskipun Khan mengakui bahwa Madison Square Garden di New York menjadi pilihan menarik karena potensi finansial yang ditawarkan, dia berpendapat bahwa basis penggemar kedua petinju lebih kuat di Inggris. "Kami telah setia kepada Tyson dan Anthony. Kami mencintai mereka berdua dan ingin melihat mereka bertinju di sini, di London," tambahnya.
Sementara itu, Hearn mengungkapkan bahwa negosiasi masih berlangsung, tetapi waktu semakin sempit jika pertarungan ingin dilaksanakan pada bulan November. Fury pun mulai menunjukkan tanda-tanda frustrasi dan menyatakan bahwa dia akan meninggalkan rencana untuk menghadapi Joshua jika kesepakatan tidak segera tercapai. Dia menegaskan bahwa telah menunggu sekitar 10 tahun untuk bertanding melawan Joshua dan tidak ingin membuang waktu lebih lama lagi. Fury bahkan menyebut Agit Kabayel, Filip Hrgovic, dan Daniel Dubois sebagai beberapa calon lawan jika pertarungan melawan Joshua batal. "Saya akan melanjutkan. Ada banyak juara dunia di luar sana yang ingin bertarung," tegas Fury.