Logo
Olahraga Lain

Saran Pensiun untuk Anthony Joshua Demi Kesehatan dari Legenda Tinju Inggris

Meskipun berhasil mengalahkan Kristian Prenga dengan knockout, penampilan Anthony Joshua justru menimbulkan kekhawatiran mengenai kondisi fisiknya. Legenda tinju Duke McKenzie menyarankan agar Joshua...

B
Bayu Biru
30 July 2026 10 pembaca
Anthony Joshua
Anthony Joshua

Anthony Joshua berhasil meraih kemenangan atas Kristian Prenga melalui knockout di ronde kedua, namun penampilannya justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada pujian. Dalam pertarungan tersebut, Joshua yang diunggulkan sempat mengalami dua knockdown pada ronde pertama, dan Prenga hampir menciptakan kejutan besar sebelum Joshua bangkit dan menuntaskan perlawanan lawannya dengan kombinasi tiga pukulan yang memastikan kemenangannya.

Meskipun hasil positif tersebut, banyak pengamat berpendapat bahwa performa Joshua menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan dibandingkan beberapa tahun lalu. Kekhawatiran ini semakin meningkat menjelang pertarungan yang telah lama ditunggu melawan Tyson Fury.

Kekhawatiran dari Mantan Juara Dunia

Duke McKenzie, mantan juara dunia di tiga divisi, merupakan salah satu yang paling vokal dalam menyuarakan keprihatinan terkait kondisi Joshua. Ia berpendapat bahwa orang-orang terdekat Joshua perlu berbicara jujur dan menyarankan agar dia mempertimbangkan untuk pensiun. "Sebelumnya banyak orang tidak meminta Anthony Joshua pensiun karena tanda-tanda penurunan performanya belum terlalu terlihat. Tetapi apa yang terjadi saat melawan Prenga benar-benar mengkhawatirkan," ungkap McKenzie.

McKenzie merasa sulit untuk menyaksikan pertarungan tersebut, mengingat Joshua berada dalam situasi yang berisiko. "Penampilan itu sangat menyakitkan untuk ditonton. Bukan saatnya membicarakan langkah berikutnya, melainkan kembali mengevaluasi apa yang sebenarnya terjadi di dalam ring," tambahnya.

Evaluasi dan Saran untuk Masa Depan

Menurut McKenzie, masalah yang dihadapi Joshua sudah sangat jelas dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan perubahan strategi atau pergantian pelatih. "Menurut saya, tidak ada pelatih yang bisa memperbaiki situasi ini. Satu-satunya orang yang benar-benar bisa menyelamatkan Anthony Joshua mungkin adalah ibunya atau Eddie Hearn. Mereka harus jujur karena menyayanginya dan mengatakan bahwa sudah saatnya meninggalkan dunia tinju sebelum sesuatu yang lebih buruk terjadi," jelasnya.

Walaupun demikian, peluang untuk duel antara Anthony Joshua dan Tyson Fury masih terbuka lebar. Beberapa laporan menyebutkan bahwa kedua pihak hampir mencapai kesepakatan, dan pengumuman resmi diharapkan akan dilakukan dalam waktu dekat. Jika tidak ada perubahan, pertarungan antara dua mantan juara dunia kelas berat Inggris ini direncanakan akan berlangsung pada bulan November mendatang, dengan New York sebagai kandidat terkuat untuk lokasi penyelenggaraan pertarungan yang telah lama dinantikan oleh para penggemar tinju di seluruh dunia.

Artikel Terkait