Logo
Berita Olahraga

Satria Muda Bandung Pertahankan Gelar Juara IBL All Indonesian 2026

Satria Muda Bandung berhasil meraih gelar juara IBL All Indonesian 2026 setelah mengalahkan Dewa United dengan skor 77-75 dalam laga final yang berlangsung di Bogor.

E
Eko Prasetyo
02 November 2026 6 pembaca
Satria Muda Bandung Juara IBL All Indonesian 2026. (Foto: dok.IBL)
Satria Muda Bandung Juara IBL All Indonesian 2026. (Foto: dok.IBL)

Bogor - Satria Muda Bandung berhasil mempertahankan gelar juara IBL All Indonesian dengan mengalahkan Dewa United dengan skor 77-75. Pertandingan final IBL All Indonesian 2026 dilaksanakan di GOR Laga Tangkas pada Minggu malam, 1 November 2026.

Di awal pertandingan, Satria Muda menunjukkan performa yang mengesankan. Dua tembakan tiga angka yang berhasil dilakukan oleh Abraham Damar Grahita dan Sandy Ibrahim Aziz membawa Satria Muda unggul 10-2. Namun, Dewa United mulai bangkit di pertengahan kuarter pertama berkat aksi-aksi dari Dio Tirta, Erick Ibrahim Junior, dan pemain muda Krisma Putra, yang membuat Dewa United berbalik unggul. Krisma Putra berhasil mencetak three point play dan mengakhiri kuarter pertama dengan keunggulan 32-22 untuk Dewa United.

Pertandingan Semakin Ketat

Memasuki kuarter kedua, Dewa United menunjukkan permainan agresif. Kennie Elbert Kristanto dan Dio Tirta membawa Dewa United unggul jauh dengan selisih delapan poin. Namun, Satria Muda tidak tinggal diam dan berhasil membalikkan keadaan berkat delapan poin dari Sandy, termasuk dua tembakan tiga angka, sehingga Satria Muda unggul 37-34. Di akhir kuarter kedua, Dewa United kembali unggul 44-41 setelah Kennie, Dio, dan Erick mencetak poin. Satria Muda hampir menyamakan kedudukan, tetapi tembakan tiga angka Yudha Saputera dianulir karena waktunya habis.

Kuarter ketiga berlangsung semakin seru dengan kedua tim saling bergantian memimpin. Dewa United sempat unggul enam poin, tetapi Satria Muda terus mendekat dan bahkan berbalik unggul hingga tiga poin. Pertukaran poin antara Dio Tirta dan Abraham Damar membuat kuarter ketiga berakhir imbang 60-60.

Penentuan di Kuarter Empat

Di kuarter terakhir, Abraham Damar mengambil alih permainan dan mencetak 10 poin berturut-turut, membawa Satria Muda unggul tujuh poin. Dewa United berusaha mengejar melalui three point play dari Erick Ibrahim saat waktu tersisa 52 detik. Namun, Dio Tirta gagal menyamakan kedudukan setelah hanya berhasil memasukkan satu dari dua lemparan bebas. Satria Muda masih unggul setengah bola dengan waktu tersisa 12 detik.

Harapan Dewa United untuk memaksakan overtime kembali muncul ketika Julian Chalias hanya berhasil memasukkan satu lemparan bebas dari dua kesempatan. Rebound berhasil diambil oleh Erick, yang langsung menyerang pertahanan Satria Muda. Sayangnya, jump shot yang dilakukan Erick tidak berhasil masuk ke ring, sehingga Satria Muda keluar sebagai pemenang.

Abraham Damar Grahita menjadi bintang dalam pertandingan final dengan mencetak 21 poin, di mana 10 di antaranya dicetak di kuarter keempat. Ia juga dinobatkan sebagai MVP Final. Yudha Saputera memberikan kontribusi signifikan dengan 15 assists meskipun hanya mencetak empat poin. Di pihak Dewa United, Dio Tirta menjadi pencetak poin terbanyak dengan 17 angka, diikuti oleh Erick Ibrahim dengan 14 poin.

Dengan kemenangan ini, Satria Muda berhasil mempertahankan gelar IBL All Indonesian yang diraih tahun lalu dengan mengalahkan lawan yang sama di final, meskipun tahun lalu menggunakan format best of three.

“Sangat luar biasa perasaan kita. Abraham luar biasa hari ini. Yudha juga membuat 15 assists. Semua pemain tampil luar biasa,” ungkap pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh.

Artikel Terkait