Pasangan unggulan pertama, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, dengan mudah mengalahkan lawan mereka dari Jepang dalam pertandingan semifinal Thailand Open, yang merupakan bagian dari BWF World Tour Super 500. Pertandingan berlangsung di Bangkok pada hari Jumat, di mana PV Sindhu harus menerima kekalahan.
Satwik dan Chirag mencatatkan kemenangan dengan skor 21-12, 21-13 atas pasangan Takumi Nomura dan Yuichi Shimogami, yang merupakan unggulan keenam. Dengan hasil ini, mereka berhasil mencapai babak semifinal turnamen BWF World Tour untuk pertama kalinya pada tahun 2026. Di sisi lain, Sindhu mengalami kekalahan di tangan unggulan teratas, Yamaguchi, dengan skor 21-19, 18-21, 15-21.
Dominasi Pasangan India
Dalam pertemuan pertama antara kedua pasangan, Satwik dan Chirag menunjukkan dominasi yang jelas, bahkan sempat unggul 10-0 di set pertama sebelum Nomura dan Shimogami berhasil mencetak poin pertama mereka. Setelah jeda, pasangan Jepang mulai memperbaiki permainan dan memperkecil selisih menjadi empat poin pada skor 10-14. Namun, Satwik dan Chirag tidak membiarkan lawan mereka mengambil alih, dan berhasil menutup set pertama dengan baik.
Set kedua berlangsung lebih ketat, di mana Nomura dan Shimogami hanya tertinggal dua poin. Meskipun demikian, pasangan India tetap menjaga keunggulan mereka dan memastikan kemenangan setelah pertandingan berlangsung selama 41 menit. Satwik dan Chirag, yang kini berada di peringkat 4 dunia, berambisi meraih gelar pertama mereka sejak memenangkan turnamen yang sama pada tahun 2024. Mereka akan bertemu pasangan unggulan ketiga asal Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin, atau pasangan Skotlandia, Christopher dan Matthew Grimley, untuk memperebutkan tempat di final.
Kekalahan PV Sindhu
Pada pertandingan lainnya, PV Sindhu memasuki perempat final dengan catatan pertemuan yang menguntungkan melawan Yamaguchi, dengan skor 15-11. Di game pertama, kedua pemain saling beradu ketat tanpa ada yang unggul lebih dari dua poin. Sindhu, yang merupakan unggulan keenam, berhasil merebut game pertama dengan meraih dua poin berturut-turut setelah kedudukan imbang 19-19.
Namun, di game kedua, Sindhu sempat unggul empat poin sebelum mengalami serangkaian kesalahan yang dimanfaatkan oleh Yamaguchi, peringkat 3 dunia, untuk mencetak tujuh poin berturut-turut. Sindhu tidak dapat bangkit dari situasi tersebut, dan Yamaguchi berhasil menyamakan kedudukan sebelum memimpin di game penentu, dalam laga yang berlangsung selama 61 menit.
Di hari yang sama, Lakshya Sen dijadwalkan untuk bertanding melawan juara bertahan putra dan favorit tuan rumah, Kunlavut Vitidsarn, di babak perempat final.