Pada tanggal 2 Juli, Real Madrid mengumumkan pemecatan Sergio Scariolo dari posisi pelatih tim basket mereka. Keputusan ini diambil menyusul perubahan yang terjadi di jajaran manajemen klub, termasuk keluarnya Sergio Rodríguez dan Martynas Pocius dari sekretariat teknis, serta kembalinya Juan Carlos Sánchez sebagai sosok penting dalam klub basket tersebut. Sánchez, yang sebelumnya tidak sepenuhnya meninggalkan klub, terus memberikan masukan kepada Florentino Pérez selama musim lalu. Ia memilih untuk mengganti pelatih pada musim panas lalu dengan memecat Chus Mateo dan menunjuk Sergio Scariolo.
Setelah musim yang berakhir tanpa meraih gelar, Real Madrid melakukan perubahan lain dengan kedatangan Pedro Martínez ke Palacio de los Deportes. Sementara itu, Sergio Scariolo, pelatih asal Italia, saat ini belum memiliki tim untuk musim mendatang. Namanya sempat dipertimbangkan oleh FC Barcelona sebagai salah satu kandidat untuk mengisi posisi pelatih setelah kepergian Xavi Pascual ke Dubai. Namun, pihak sekretariat teknis Barcelona akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan pembicaraan dan memilih Aleksander Sekulic sebagai pelatih baru mereka.
Peluang Kembali ke Italia
Dengan kemungkinan pindah ke Barcelona yang kini terhapus, masa depan Scariolo tampaknya akan mengarah kembali ke Italia, khususnya ke ibu kota. Menurut laporan dari 'El Corriere dello Sport', mantan pelatih tim nasional tersebut berpotensi untuk melatih Maxima Roma, salah satu dari dua proyek baru yang akan diluncurkan di kota tersebut pada musim depan.
Maxima Roma merupakan tim yang dibentuk setelah mengambil alih posisi Brescia, yang menariknya adalah kota kelahiran Scariolo. Proyek ini akan bersaing dengan BC Roma SPQR, tim yang dimiliki oleh Luka Doncic, dan bertujuan untuk mengembalikan ibu kota Italia ke jajaran elit basket negara setelah masa kejayaan Virtus Roma yang telah berlalu.