Shane Mosley, seorang legenda dalam dunia tinju, telah memberikan pandangannya mengenai pertarungan yang mungkin mempertemukan Devin Haney dengan Keyshawn Davis. Meskipun Mosley memiliki pengalaman melatih Haney, ia meyakini bahwa Davis memiliki potensi yang lebih besar untuk meraih gelar juara dunia WBO di kelas welter.
Saat ini, pertarungan tersebut masih menunggu kepastian setelah WBO mengatur proses lelang untuk menentukan promotor yang akan menyelenggarakan pertandingan. Sebelum proses tersebut berlangsung, kedua pihak masih memiliki kesempatan untuk mencapai kesepakatan secara langsung.
Haney dan Rekam Jejaknya
Devin Haney datang sebagai juara bertahan WBO kelas welter setelah berhasil meraih sabuk tersebut dengan kemenangan yang meyakinkan atas Brian Norman Jr. Gelar ini menjadi pencapaian terbaru dalam kariernya, setelah sebelumnya ia sukses menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas ringan dan kemudian menguasai kelas welter super.
Sebelum beralih ke divisi welter, Haney juga sempat menjalani pemusatan latihan bersama Shane Mosley untuk mempersiapkan pertarungan melawan Jose Carlos Ramirez. Dalam laga tersebut, Haney berhasil meraih kemenangan dengan angka mutlak sebelum akhirnya berpisah dari pelatihnya yang merupakan mantan juara dunia di tiga divisi.
Prediksi Mosley untuk Pertarungan Mendatang
Meskipun mengenal kemampuan Haney secara langsung, Mosley lebih mengunggulkan Keyshawn Davis jika pertarungan tersebut benar-benar terjadi. Ia menyatakan, "Menurut saya, ini akan menjadi pertarungan yang sangat sulit bagi keduanya. Hasilnya akan ditentukan oleh siapa yang mampu memaksakan gaya bertarungnya lebih dulu."
Meski mengakui bahwa Haney memiliki keunggulan dalam hal kecepatan kaki dan kemampuan menjaga jarak, Mosley berpendapat bahwa Davis memiliki kekuatan pukulan yang lebih besar, yang bisa menjadi faktor penentu. "Devin memiliki pergerakan kaki yang sangat cepat. Tugas Keyshawn adalah menghentikan mobilitas itu. Kalau dia berhasil melakukannya, saya rasa dia memiliki pukulan yang lebih keras dan kekuatan yang lebih besar. Itu bisa menjadi pembeda," tambahnya.
Selain itu, Mosley juga mengungkapkan ketertarikan pada gaya bertarung Davis yang agresif, yang mengingatkannya pada gaya bertarungnya sendiri saat masih aktif. "Saya sedikit lebih condong memilih Keyshawn Davis karena saya menyukai cara dia bertarung. Gayanya mirip dengan saya. Tetapi dia tetap harus menjalankan strategi dengan benar karena ini bukan pertarungan yang mudah."
Sementara itu, proses negosiasi antara kedua kubu masih berlangsung. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Keyshawn Davis menolak tawaran awal dan memilih untuk menunggu hasil lelang. Keputusan ini diambil karena timnya yakin bisa mendapatkan nilai yang lebih besar melalui pembagian 25 persen sesuai aturan WBO jika proses lelang benar-benar dilaksanakan.
Apabila kesepakatan tidak tercapai sebelum batas waktu yang ditentukan, pemenang lelang akan mendapatkan hak untuk mempromosikan salah satu pertarungan paling menarik di divisi kelas welter saat ini.