Dalam perkembangan terbaru di dunia MotoGP, Guenther Steiner, pemimpin tim Tech3 KTM, menyarankan Maverick Vinales untuk memprioritaskan pemulihannya sebelum kembali ke arena balap. Vinales mengalami cedera bahu saat berlaga di Grand Prix Jerman musim panas lalu dan telah berusaha untuk kembali ke lintasan, termasuk keputusan untuk mundur dari Grand Prix Amerika Serikat pada bulan Maret demi menjalani operasi pengangkatan sekrup yang mengganggu di bahunya.
Penundaan Kembalinya Vinales
Steiner mengonfirmasi bahwa Vinales tidak akan berpartisipasi dalam Grand Prix Catalan yang dijadwalkan minggu depan, memberikan waktu tambahan dua minggu untuk pemulihan sebelum Grand Prix Italia di Mugello yang berlangsung di akhir bulan ini. "Semua orang mengira setelah sekrup itu diangkat, semuanya akan baik-baik saja. Namun ternyata tidak demikian," jelas Steiner dalam siaran MotoGP, mengungkapkan adanya komplikasi dari prosedur yang dijalani Vinales.
Pentingnya Kesiapan Penuh
Steiner menekankan bahwa Vinales harus kembali dalam kondisi 100% fit. "Tidak ada gunanya kembali dan mencoba lagi jika dia tidak bisa memberikan performa maksimal. Jadi, saat ini, target kami adalah Mugello," tambahnya. Dengan ketidakhadiran Vinales, posisi pembalap tersebut akan diisi oleh Jonas Folger, yang sebelumnya tertinggal dua setengah detik dari catatan waktu tercepat saat sesi latihan di Le Mans.
Selain itu, tim Tech3 juga menghadapi tantangan dalam menentukan pemasok mesin mereka untuk tahun 2027, dengan pilihan antara KTM atau Honda. Steiner menyatakan bahwa diskusi masih berlangsung untuk memastikan keputusan yang paling tepat bagi tim di musim mendatang. "Kami ingin berada di posisi yang baik tahun depan dan mengambil keputusan yang tepat. Ini adalah tahun yang penuh ketidakpastian dengan regulasi baru," ungkapnya.
Keputusan mengenai masa depan Vinales serta pilihan mesin untuk Tech3 diharapkan dapat diumumkan dalam dua minggu ke depan, memberikan kesempatan bagi tim untuk mempertimbangkan semua aspek yang ada.