Tan Kian Meng, pelatih ganda utama tim nasional Inggris, membantah rumor yang mengaitkannya dengan kemungkinan kembali ke Badan Bulutangkis Malaysia (BAM). Spekulasi ini muncul setelah kepergian Nova Widianto dari posisi pelatih kepala ganda campuran nasional, dan kedatangan Kian Meng di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) sejak hari Senin.
Namun, Tan Kian Meng menjelaskan bahwa kehadirannya di ABM adalah untuk mendampingi tim Inggris yang sedang menjalani kamp pelatihan selama sebulan sebagai persiapan untuk beberapa turnamen di Asia, termasuk Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di New Delhi dari 17 hingga 23 Agustus. "Ini tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi di departemen ganda campuran nasional. Saya hanya di sini bersama tim Inggris. Saya masih memiliki kontrak hingga 2028," ungkap Kian Meng yang kini berusia 32 tahun saat berada di ABM pada hari Selasa.
Komitmen Terhadap Tim Inggris
Tan Kian Meng menegaskan bahwa ia sepenuhnya berkomitmen pada perannya sebagai pelatih ganda utama Inggris dan tidak memiliki rencana untuk meninggalkan posisinya sebelum kontraknya berakhir. Dia menjelaskan bahwa saat ini, ia mengawasi ketiga disiplin ganda — ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran — karena Inggris tidak memiliki banyak pemain di setiap kategori.
"Peran saya sebagai pelatih utama berbeda dengan peran pelatih kepala. Di Inggris Raya, pelatih kepala mengawasi seluruh program, termasuk departemen tunggal, sementara saya bertanggung jawab atas semua nomor ganda," tambahnya.
Fokus pada Pengembangan Pemain
Kian Meng juga menyatakan bahwa ia telah beradaptasi dengan baik di Inggris dan menikmati kesempatan untuk sepenuhnya fokus pada pelatihan dan pengembangan pemain. "Sejauh ini, semuanya berjalan baik. Saya sepenuhnya fokus pada karier kepelatihan saya. Tidak banyak kegiatan di malam hari di sana, jadi saya menggunakan waktu untuk mempelajari pengembangan kepelatihan, termasuk membangun kerangka pelatihan," katanya.
Turnamen pertama yang akan diikuti oleh anak didik Kian Meng adalah Malaysia International Challenge yang akan diadakan di Ipoh pada tanggal 11 hingga 16 Agustus. Sebelumnya, BAM telah mengonfirmasi bahwa Nova Widianto telah mengakhiri kontraknya untuk kembali ke Indonesia, sehingga mereka perlu mencari pelatih kepala baru untuk departemen ganda campuran.