Jakarta - Todotua Pasaribu, Chef de Mission (CdM) untuk Asian Games, menyatakan keyakinannya bahwa Tim Indonesia dapat mengatasi berbagai tantangan yang muncul, terutama pada tahap awal kedatangan kontingen. Pernyataan ini disampaikan di tengah perhatian media internasional terkait kesiapan operasional Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Dalam beberapa hari terakhir, beberapa kontingen dari negara-negara Asia melaporkan adanya keluhan mengenai akomodasi, pembagian kamar, transportasi, serta akses menuju venue pertandingan. Todotua menegaskan bahwa sejak awal persiapan, fokus utama adalah pada kepentingan atlet. Ia berharap masalah non teknis yang muncul dapat diselesaikan tanpa mengganggu konsentrasi dan semangat para atlet dalam menghadapi kompetisi.
Prioritas Atlet dalam Persiapan
"Makanya, kesiapan tim dari awal, semuanya yang kita utamakan adalah atlet. Jangan sampai situasi ini mengurangi semangat kita terhadap tujuan utama kita datang ke sini," ungkap Todotua saat memimpin rapat koordinasi dengan seluruh tim di Jepang pada Jumat (18/9/2026).
Ia optimis bahwa semua persoalan dapat diatasi melalui koordinasi dan kemampuan tim untuk beradaptasi dengan kondisi yang ada. "Walaupun situasinya sangat challenging, secara keseluruhan saya melihat semua tim, dan saya pribadi percaya kita semua bisa menyelesaikannya. Dalam survival mode, kita perlu melakukan penyesuaian. Kurang lebih seminggu untuk beradaptasi, dan ini baru awal. Kita masih memiliki kurang lebih 17 hari ke depan," tambah Todotua.
Dinamika yang Dihadapi Kontingen
Menurutnya, tantangan yang dihadapi tidak hanya dialami oleh Tim Indonesia, tetapi juga merupakan bagian dari dinamika yang dihadapi oleh kontingen negara-negara peserta lainnya. Oleh karena itu, kemampuan untuk merespons dan menyelesaikan masalah di lapangan menjadi hal yang penting untuk menjaga kesiapan kontingen.
"Situasi ini memang dihadapi semuanya. Tetapi yang bisa kita pastikan adalah kita bisa melakukan penetrasi dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada. Itu yang paling penting," jelasnya.
Ia juga menambahkan, dengan waktu pelaksanaan Asian Games yang masih panjang, Tim Indonesia akan terus melakukan penyesuaian dan menyelesaikan berbagai kebutuhan kontingen agar atlet dapat fokus dalam menjalani persiapan dan bertanding. Asian Games Aichi-Nagoya akan dibuka secara resmi pada Sabtu (19/9) dan ditutup pada 4 Oktober mendatang, dengan Indonesia menurunkan 430 atlet dari 35 cabang olahraga.