Pemain bulu tangkis muda Tanvi Sharma dari India berhasil menjuarai BWF World Tour pertamanya setelah mengalahkan Thuy Linh Nguyen, unggulan keenam asal Vietnam, dalam dua set langsung. Pertandingan final tunggal putri yang berlangsung di Taiwan Open 2026 BWF World Tour Super 300 di Kota Taipei pada hari Minggu ini, Tanvi menunjukkan performa yang mengesankan.
Dalam waktu hanya 36 menit, pemain berusia 17 tahun ini berhasil menaklukkan Nguyen Thuy Linh yang berada di peringkat 21 dunia dengan skor identik 21-16 di kedua game. Dengan kemenangan ini, Tanvi mencatatkan diri sebagai juara termuda dalam sejarah Taipei Open, berhasil melampaui rekor yang dipegang oleh legenda bulu tangkis Tai Tzu Ying pada usia 17 tahun dan 222 hari.
Kejutan dan Kebanggaan
Tanvi mengungkapkan rasa senangnya setelah meraih gelar tersebut, “Saya sangat senang bisa memenangkan gelar ini di sini. Saya tidak menyangka akan memenangkan gelar, tapi ya, saya hanya berpikir akan memberikan yang terbaik di sini. Jadi saya melangkah selangkah demi selangkah, pertandingan demi pertandingan. Jadi ya, di setiap pertandingan saya bermain sangat baik di sini.”
Dengan kemenangan ini, Tanvi juga menjadi pemain India pertama yang meraih gelar tunggal putri di Taiwan Open sejak Saina Nehwal, yang mengangkat trofi tersebut pada tahun 2008. “Saya cukup gugup, tetapi saya hanya berpikir akan bermain 100 persen; apa pun yang saya miliki dalam permainan saya, akan saya tunjukkan,” tambahnya, mengingat perjalanan kompetisinya yang hanya kehilangan satu game sepanjang minggu itu.
Menatap Tantangan Berikutnya
Tanvi menyadari tantangan yang dihadapinya ke depan, “Itu juga cukup sulit bagi saya, memainkan lima pertandingan. Tapi ya, saya hanya perlu konsisten. Saya harus bekerja lebih keras untuk bermain di Super 500 dan 750. Jadi saya akan terus bekerja keras.” Dengan semangat dan dedikasi, Tanvi bertekad untuk terus meningkatkan performanya di turnamen mendatang.