Logo
Raket

Tee Kai Wun Siap Berkolaborasi dengan Siapa Saja untuk Tim Nasional Malaysia

Pemain ganda putra Malaysia, Tee Kai Wun, menyatakan kesiapannya untuk dipasangkan dengan siapa pun demi kemajuan tim nasional. Keputusan pemisahan pasangan sebelumnya membuka peluang baru menjelang O...

D
Dharma Kusuma
10 June 2026 14 pembaca
Tee Kai Wun-Herry IP/[Foto:NST]
Tee Kai Wun-Herry IP/[Foto:NST]

Pemain ganda putra Malaysia, Tee Kai Wun, mengungkapkan bahwa ia selalu siap untuk dipasangkan dengan mitra mana pun demi kepentingan tim nasional dan untuk mencapai kesuksesan bagi Malaysia. Beberapa waktu lalu, Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) memutuskan untuk memisahkan Tee Kai Wun dari pasangannya, Man Wei Chong, yang memberikan kesempatan bagi Tee untuk berkolaborasi dengan juara dunia 2022, Aaron Chia. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari strategi pelatih untuk memperkuat tim ganda putra menjelang Olimpiade Los Angeles 2028.

Kesiapan dan Adaptasi

"Sebagai pemain, Anda harus siap setiap saat. Terlepas dari siapa lawan Anda, Anda harus selalu siap memberikan yang terbaik di lapangan," ungkapnya. Tee Kai Wun, yang berasal dari Melaka, mengakui bahwa ia baru menerima informasi tentang kemitraan barunya dengan Aaron sekitar dua minggu lalu, yang membuatnya merasa terkejut. Meskipun demikian, ia tidak bisa menghindari perasaan berat hati untuk berpisah dengan Wei Chong, mengingat hubungan erat yang telah mereka jalin selama bertahun-tahun.

"Saya rasa semua orang tahu bahwa Wei Chong dan saya telah bersama selama beberapa tahun, jadi pasti ada emosi yang terlibat," tambahnya. "Tetapi jika pelatih ingin kami mencoba sesuatu yang lebih baik untuk Malaysia dan untuk semua orang, kami harus mencobanya terlebih dahulu."

Peluang Belajar dari Pemain Berpengalaman

Di usia 26 tahun, Tee Kai Wun menggambarkan dirinya sebagai pemain yang fleksibel dan mampu beradaptasi dengan berbagai gaya permainan lawan. Ia melihat kesempatan untuk berkompetisi dengan pemain senior berpengalaman seperti Aaron sebagai keuntungan besar dalam perkembangan kariernya di tingkat internasional yang semakin kompetitif. Melalui kemitraan baru ini, Tee berharap dapat belajar dari juara dunia, terutama dalam aspek kekuatan mental, kualitas pukulan, dan ketenangan saat menghadapi tekanan dalam pertandingan.

Dalam konteks yang lebih luas tentang perubahan pemain secara global, Tee Kai Wun menganggap hal ini sebagai strategi umum yang diterapkan oleh negara-negara kuat seperti Tiongkok dan Korea Selatan untuk menemukan kombinasi terbaik menjelang turnamen besar.

Artikel Terkait