Thanongsak Simsri berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas terbang junior IBF setelah mengalahkan penantang dari Filipina, Mark Vicelles, pada ronde kedua di Fujisanmesse, Fuji, Jepang, pada hari Sabtu, 26 September. Simsri meraih kemenangan melalui penghentian yang dilakukan oleh wasit Koji Tanaka pada menit 2:10 ronde kedua.
Petinju asal Thailand ini menjatuhkan Vicelles dua kali sebelum wasit menghentikan pertarungan karena penantang terlihat kesulitan menghadapi serangan dari juara bertahan. Dengan kemenangan ini, rekor Thanongsak Simsri kini menjadi 41 kemenangan, di mana 36 di antaranya diraih melalui knockout (KO) dan hanya satu kali mengalami kekalahan. Ini juga menjadi kemenangan penghentian kedua secara beruntun bagi Simsri setelah sebelumnya merebut gelar IBF dengan kemenangan angka terbelah atas Cristian Araneta pada bulan Juni lalu.
Ronde Pertama yang Menjanjikan
Vicelles sempat menunjukkan performa yang cukup baik di ronde pertama. Namun, petinju Filipina yang memiliki catatan 21 kemenangan, tiga kekalahan, dan satu hasil imbang ini mulai mengambil risiko yang terlalu besar pada awal ronde kedua dengan bertarung lebih dekat. Simsri kemudian melancarkan kombinasi tiga pukulan yang menandai dimulainya tekanan besar dari dirinya.
Tidak lama setelah itu, sebuah pukulan lurus tangan kanan mengenai kepala Vicelles dan membuatnya terjatuh ke kanvas. Sekitar 30 detik kemudian, Vicelles kembali terhuyung setelah menerima pukulan kanan lurus. Ia berusaha bertahan sambil melancarkan serangan jarak dekat meski posisinya hampir menempel di tali ring. Meskipun sempat memberikan perlawanan, Vicelles tidak mampu menahan gempuran serangan dari Simsri yang terus melancarkan kombinasi pukulan hingga wasit memutuskan untuk menghentikan pertarungan.
Rencana Pertarungan Selanjutnya
Simsri sebelumnya menyatakan ketertarikan untuk menghadapi juara dunia lainnya dalam pertarungan unifikasi di kelas 108 pound. Menurutnya, langkah tersebut akan lebih berkontribusi dalam membangun warisan yang lebih besar bagi tinju profesional Thailand dibandingkan hanya mempertahankan gelar melawan penantang yang tidak diunggulkan. Saat ini, Thanongsak Simsri dijadwalkan untuk menghadapi Regie Suganob sebagai penantang wajib berikutnya. Suganob memiliki catatan 19 kemenangan dan satu kekalahan setelah berhasil membalas kekalahan sebelumnya dari Sivenathi Nontshinga pada 12 September.
Di kelas yang sama, juara WBA Daiya Kira juga dijadwalkan untuk bertanding melawan Rene Santiago, sementara juara WBC Shokichi Iwata juga disebut-sebut akan terlibat dalam rencana pertarungan mendatang.