Di tengah ketegangan yang melanda Kota Paris, tim bulu tangkis Indonesia menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada kompetisi BWF World Tour Super 750 French Open 2026. Eng Hian, Kepala Bidang Pengembangan dan Prestasi PP PBSI, mengungkapkan bahwa seluruh pemain dalam kondisi aman dan terus memantau situasi di sekitar mereka dengan bantuan KBRI di Paris.
“Tim bulu tangkis Indonesia sudah tiba di Paris dengan aman dan selamat. Tadi pagi sudah berlatih di arena dan fokusnya penuh ke turnamen French Open,” ungkap Eng Hian melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Senin (19/10). Ia juga menambahkan, “Kami terus memantau situasi dan kondisi yang ada di Paris dan menjalin komunikasi yang intens dengan KBRI. Puji Tuhan sampai saat ini masih kondusif.”
Komposisi Tim yang Kuat
Di sektor tunggal putra, mantan pemain peringkat satu dunia, Jonatan Christie, akan memimpin tim yang juga diisi oleh dua pemain muda berbakat, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah. Sementara itu, di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berpartisipasi di Denmark Open 2026, yang hanya meloloskan pemain peringkat 32 besar dunia.
Untuk sektor ganda putra, Indonesia mengirimkan skuad terbesar dengan lima pasangan, dipimpin oleh Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menduduki peringkat tiga dunia dan baru saja meraih gelar di Denmark Open. Selain mereka, ada juga Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan, serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, yang merupakan juara Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Perwakilan Ganda Putri dan Campuran
Sektor ganda putri akan diwakili oleh tiga pasangan, yaitu Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Di sektor ganda campuran, pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, yang meraih medali perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, akan menjadi andalan, bersama duet baru Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.