Tim bulu tangkis putra Indonesia sukses merebut medali emas pada ajang beregu Kejuaraan Asian Games 2026. Dalam laga final yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Prefektur Aichi, Jepang, pada Kamis (24/8) malam waktu setempat, Indonesia menundukkan tim China dengan skor tipis 3-2.
Perjalanan Pertandingan yang Ketat
Pertandingan dimulai dengan partai tunggal putra, di mana Jonatan Christie, yang merupakan pemain peringkat 1 dunia, menghadapi mantan juara dunia, Shi Yuqi. Jonatan mengalami kekalahan dalam dua game langsung dengan skor 12-21 dan 18-21. Meskipun kalah, Jonatan masih memimpin dalam rekor head to head melawan Shi Yuqi dengan 10-8 dari 17 pertemuan, termasuk pertemuan terakhir di final Denmark Open 2024 yang dimenangkan Jonatan.
Di partai kedua, ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri bertanding melawan pasangan juara dunia baru, Liang Weikeng dan Wang Chang. Mereka harus mengakui keunggulan lawan setelah bertanding ketat dalam rubber game, dengan skor akhir 20-22, 21-19, dan 14-21. Meskipun demikian, Fajar dan Fikri masih unggul dalam rekor head to head melawan pasangan China tersebut dengan 5-2.
Memperoleh Kemenangan Kritis
Di partai ketiga, Alwi Farhan berhasil memperkecil ketertinggalan Indonesia menjadi 1-2 setelah mengalahkan Li Shifeng dari China dengan skor 23-21, 15-21, dan 21-16. Kemenangan ini memberikan harapan bagi tim Merah Putih.
Selanjutnya, di partai keempat, pasangan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dengan mengalahkan pasangan China, He Ji Ting dan Liu Yi, dalam dua game langsung dengan skor 23-21 dan 21-10.
Partai terakhir menjadi penentu, di mana Moh Zaki Ubaidillah memastikan medali emas bagi Indonesia setelah mengalahkan Weng Hongyang dari China dengan skor 23-21 dan 21-13. Kemenangan ini menandai keberhasilan tim bulu tangkis putra Indonesia dalam meraih medali emas di Asian Games 2026.