Logo
Berita Olahraga

Tim Equestrian Indonesia Kirim 12 Atlet untuk Asian Games 2026

Tim nasional Equestrian Indonesia telah berangkat ke Jepang untuk berpartisipasi dalam Asian Games 2026 dengan membawa 12 atlet. Mereka akan berkompetisi dalam tiga disiplin berbeda untuk meraih medal...

B
Bayu Biru
16 September 2026 24 pembaca
Tim Equestrian Indonesia dilepas untuk berangkat ke Asian Games 2026. (Foto: Istimewa)
Tim Equestrian Indonesia dilepas untuk berangkat ke Asian Games 2026. (Foto: Istimewa)

Tangerang - Timnas Equestrian Indonesia telah memulai perjalanan mereka ke Jepang menjelang pelaksanaan Asian Games 2026. Sebanyak 12 atlet akan berpartisipasi dalam ajang ini untuk meraih medali.

Timnas Equestrian berangkat menuju Aichi-Nagoya, Jepang, pada Senin malam (14/9) waktu setempat. Sebelum keberangkatan, para atlet menjalani prosesi pelepasan yang diadakan oleh perwakilan NOC Indonesia, Krisna Bayu, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Disiplin yang Diperlombakan

Ke-12 atlet yang berangkat terbagi ke dalam tiga disiplin, yaitu Dressage, Jumping, dan Eventing. Dalam persiapan untuk Asian Games 2026, seluruh atlet Equestrian Merah Putih telah menjalani pemusatan latihan intensif di Jerman selama kurang lebih enam bulan.

Dengan bekal latihan tersebut, tim Eventing yang diperkuat oleh Steven Menayang, Fergi Tri Nur Fajar, Marcho Alexandro, dan Muhamad Zaki merasa optimis dapat memberikan hasil terbaik.

Tantangan Tim Dressage

Di sisi lain, tim Dressage atau Tunggang Serasi menghadapi tantangan tersendiri, yaitu proses adaptasi antara atlet dan kuda. Tim ini terdiri dari Dara Ningar Prameswari, Karen Herjawan, Audirania Amanda Putri, dan Alfaro Manayang. Pada hari yang sama, empat atlet dressage yang baru saja menyelesaikan latihan di Jerman, yaitu Dirga Wira Ramadhan Sahputra, Marco Hence Wowiling, Arserl Rizki Brayudha, dan Brayen Nathan Brata-Coolen, juga berangkat ke Jepang.

Hal ini disampaikan oleh Kellin Baquita, Ketua Pembina NEPI dan penanggung jawab program pelatihan atlet, yang telah aktif mendampingi para atlet sejak masa persiapan hingga keberangkatan ke Aichi-Nagoya.

Setibanya di Jepang, seluruh atlet Equestrian Indonesia masih memiliki waktu beberapa hari untuk beradaptasi dengan lingkungan dan cuaca setempat sebelum memasuki masa perlombaan yang dijadwalkan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober.

Artikel Terkait