Langkah tim nasional Indonesia dalam cabang olahraga Esports, khususnya nomor eFootball, pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya harus terhenti di perempat final. Pertandingan yang berlangsung di Aichi Sky Expo Hall D pada hari Rabu itu berakhir dengan kekalahan Indonesia dari Uzbekistan dalam duel yang sangat ketat.
Indonesia mengalami kekalahan dengan total skor 0-1 berdasarkan akumulasi poin dari dua kategori pertandingan, yaitu konsol dan mobile. Pada kategori konsol, tim Merah Putih berhasil bermain imbang 1-1 melawan Uzbekistan. Namun, di kategori mobile, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-3.
Perjalanan Sebelum Tersingkir
Kekalahan ini secara otomatis mengakhiri perjalanan dua pemain Indonesia, Radinka Wiratama dan Rizky Faidan, serta pelatih mereka Adyatma Priady dalam kompetisi ini. Sebelum terhenti di fase delapan besar, performa kontingen Indonesia sebenarnya cukup menjanjikan. Tim ini memulai kompetisi dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Hong Kong, di mana mereka meraih keunggulan 3-1 di kategori PC dan 4-0 di kategori mobile.
Tren positif tersebut berlanjut saat Indonesia berhadapan dengan Kirgistan, di mana mereka kembali meraih kemenangan 2-0 dengan hasil 4-1 di kategori PC dan 4-3 di kategori mobile.
Harapan Masih Ada di Cabang Lain
Meskipun hasil di nomor eFootball belum sesuai harapan, peluang Indonesia untuk meraih medali di cabang Esports masih terbuka lebar. Terdapat tujuh nomor lain yang akan dipertandingkan, salah satunya adalah Andika Rama Maulana yang sukses melaju ke babak final di nomor Gran Turismo 7.
Secara keseluruhan, kontingen Indonesia mengirimkan 34 atlet terbaik untuk berkompetisi dalam cabang Esports pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka berpartisipasi dalam delapan dari sebelas nomor pertandingan yang dipertandingkan.