Tim Sepak Takraw Putri Indonesia berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk kontingen Merah Putih dalam nomor kuadran pada Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, pada Jumat (2/10/2026). Medali ini diraih setelah tim nasional harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 9-15 dan 4-15 di babak semifinal yang dihelat di Mizuho Park Stadium.
Kekalahan di semifinal tersebut terjadi karena Tim Sepak Takraw Putri Indonesia berada di bawah tekanan yang sangat besar dari lawan sejak awal pertandingan. Meskipun demikian, para atlet dinilai telah berjuang keras dan berusaha tampil lebih tenang demi memberikan hasil terbaik bagi negara. Prestasi ini menjadi modal berharga bagi tim nasional dalam menghadapi kompetisi internasional yang akan datang.
Evaluasi dan Harapan Manajer
Manajer Tim Sepak Takraw Putri Indonesia, Ramli Komang, memberikan apresiasi terhadap usaha yang ditunjukkan oleh para pemain meskipun hanya meraih medali perunggu. "Kami sudah bermain semaksimal mungkin, kami sudah mengupayakan anak-anak juga rileks, tidak seperti pertandingan kemarin (fase grup)," ungkap Ramli. Ia berharap di masa depan timnya bisa meraih medali emas di event-event lainnya.
Tekanan Sejak Set Pertama
Lawan yang dihadapi di semifinal, Thailand, sebelumnya diprediksi dapat ditaklukkan dengan lebih mudah. Namun, tim lawan langsung menunjukkan permainan menekan sejak menit awal, yang membuat skuad Indonesia tidak mampu mengatasi tekanan tersebut. Pada awal set pertama, kuadran putri Indonesia bahkan tertinggal jauh 0-5 sebelum akhirnya mencetak angka pertama. Memasuki set kedua, tim yang dipimpin oleh Kusnelia masih kesulitan untuk keluar dari tekanan lawan hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan bagi Thailand.
Setelah menyelesaikan ajang ini, tim nasional putri akan segera mempersiapkan diri untuk kompetisi internasional mendatang. "Yang utama kami akan ikut SEA Games di Malaysia tahun depan, serta beberapa event internasional yang juga direncanakan akan kami ikuti," jelas Ramli. Secara keseluruhan, cabang olahraga sepak takraw telah menyumbangkan tiga medali perunggu bagi kontingen Indonesia, dengan dua medali perunggu sebelumnya diraih dari nomor tim regu putra dan tim regu putri. Perolehan medali cabor sepak takraw masih berpotensi bertambah melalui nomor kuadran putra yang akan bertanding di semifinal melawan Myanmar pada sore hari yang sama.