Logo
Berita Olahraga

Tim Soft Tennis Indonesia Semakin Optimis Menyongsong Asian Games 2026

Tim soft tennis Indonesia baru saja menyelesaikan kompetisi di Korea Selatan sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026. Keberhasilan meraih medali perunggu menjadi motivasi tambahan bagi t...

A
Arya Satya
03 July 2026 44 pembaca
Tim Soft Tennis Indonesia baru saja tampil di Kejuaraan di Korea Selatan.(Foto: dok.PP Pesti)
Tim Soft Tennis Indonesia baru saja tampil di Kejuaraan di Korea Selatan.(Foto: dok.PP Pesti)

Tim soft tennis Indonesia baru saja menyelesaikan partisipasinya di Korea Selatan bulan lalu, yang menjadi langkah awal dalam persiapan menuju Asian Games 2026. Sebanyak sebelas anggota tim, termasuk atlet, pelatih, dan ofisial, berkompetisi di dua turnamen yang berlangsung dari pertengahan hingga akhir Juni. Pertandingan pertama diadakan di Incheon pada 15 hingga 22 Juni, diikuti dengan turnamen kedua di Sunchang pada 23 hingga 29 Juni.

Partisipasi dalam kedua turnamen tersebut berfungsi sebagai uji coba bagi para atlet soft tennis untuk mempersiapkan diri menghadapi Asian Games 2026. Skuad yang disiapkan untuk Nagoya sebagian besar terdiri dari wajah-wajah baru, sehingga pencarian kombinasi pasangan yang tepat masih terus dilakukan. Hasil dari dua turnamen di Korea menjadi ajang evaluasi untuk menentukan pasangan yang paling sesuai dalam menghadapi kompetisi di tingkat Asia.

Ujian Pertama di Korea Selatan

Tim membawa lima atlet putra dan dua atlet putri yang bertanding di Korea Selatan. Ini merupakan ujian nyata bagi tim soft tennis Indonesia, mengingat sebagian besar lawan yang dihadapi akan ikut serta di Asian Games. Indonesia berhasil membawa pulang dua medali perunggu dari nomor ganda putri dan ganda campuran di turnamen Internasional Korea Cup 2026, serta meraih gelar consolation tambahan.

Keberhasilan ini disambut dengan sukacita oleh Ketua Umum PP Pesti, Awal Chairuddin. Ia menilai pencapaian ini menunjukkan bahwa persiapan yang dilakukan PP Pesti sejak tahun lalu mulai membuahkan hasil. Awal mengharapkan para pemain dan staf pelatih untuk terus bekerja keras demi meraih hasil yang optimal di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. "Saya senang sekali dengan pencapaian para pemain di Korea Selatan. Ini membuktikan kerja tim pelatih dan para pemain sudah bagus. Mereka hanya perlu meningkatkan lagi di sisa waktu kurang dari tiga bulan sebelum Asian Games 2026," ungkapnya.

Persiapan Menuju Asian Games

Manajer tim, Ferly Montolalu, menambahkan bahwa hasil dari turnamen di Korea akan menjadi acuan untuk persiapan Asian Games. "Target utama kami ada di Asian Games. Karena itu, dua turnamen ini menjadi sarana untuk melihat kecocokan pasangan dan mengukur kemampuan atlet menghadapi lawan-lawan terbaik Asia. Secara fisik, para atlet sudah siap dan dalam kondisi yang baik," jelasnya.

Di tengah kesibukannya mempersiapkan tim soft tennis, Awal Chairuddin juga baru saja mendapatkan promosi jabatan sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi. Pelantikan Awal dan 28 petinggi Polri lainnya berlangsung di Aula Bareskrim Polri. Kenaikan pangkat ini menjadi momen penting dalam karir Awal yang dikenal berpengalaman di berbagai bidang. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

"Segala puji hanya milik Allah SWT. Kenaikan pangkat dan amanah jabatan ini merupakan nikmat sekaligus tanggung jawab yang harus saya emban dengan penuh keikhlasan," kata Awal. Ia berkomitmen untuk menjalankan tugasnya demi kemajuan institusi Polri dan pengabdian kepada masyarakat.

Awal memastikan bahwa tugas barunya tidak akan mengganggu perannya sebagai Ketua Umum Pesti, dan persiapan menuju Asian Games akan tetap berjalan sesuai rencana.

Artikel Terkait