Baskonia Basket dan Timothe Luwawu-Cabarrot telah mengumumkan perpisahan resmi setelah dua tahun berkolaborasi, membuka kesempatan bagi pemain sayap asal Prancis tersebut untuk bergabung dengan Real Madrid. Dalam sebuah siaran pers, dinyatakan bahwa "Real Madrid Basketball dan Timothe Luwawu-Cabarrot telah mencapai kesepakatan yang menjadikan penyerang yang berasal dari Kosner Baskonia ini sebagai pemain Real Madrid selama dua musim ke depan, hingga akhir musim 2027-2028."
Puncak Karier di Eropa
Selama musim 2025–26, Luwawu-Cabarrot, yang kini berusia 31 tahun, menunjukkan performa terbaiknya di Eropa. Ia berhasil mendominasi kompetisi domestik dengan meraih gelar Top Scorer Liga Endesa dan terpilih sebagai anggota All-ACB First Team. Keunggulan ofensifnya juga terlihat di panggung Eropa, di mana ia menjadi pemain kunci bagi Baskonia dengan rata-rata 18,2 poin per pertandingan, didukung dengan persentase tembakan tiga angka sebesar 41,2% dan akurasi lemparan bebas yang mengesankan, yakni 89,8%.
Perburuan di Bursa Transfer
Produksi luar biasa ini menjadikan mantan pemain NBA tersebut sebagai incaran utama di bursa transfer musim panas. Meskipun sejumlah klub besar, termasuk FC Barcelona, berusaha keras untuk mendapatkan tanda tangannya, Real Madrid akhirnya berhasil merekrutnya. Untuk memfasilitasi transfer ini, klub ibu kota harus menghadapi tantangan aturan pasar hak veto ACB yang rumit, yang secara strategis diaktifkan oleh Baskonia untuk memastikan negosiasi pembelian terstruktur, alih-alih kehilangan pemain andalan mereka tanpa kompensasi.
Antara tahun 2016 dan 2022, Luwawu-Cabarrot menghabiskan enam musim di NBA, bermain untuk tim seperti Philadelphia 76ers, Brooklyn Nets, Atlanta Hawks, Chicago Bulls, dan Oklahoma City Thunder. Ia juga berhasil meraih medali perak bersama tim nasional Prancis di Olimpiade Tokyo 2020 dan EuroBasket 2022.