Jakarta - Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil mengakhiri rentetan hasil buruk dengan melangkah ke perempatfinal French Open 2026. Ganda putri Indonesia ini akan menghadapi unggulan pertama dari Jepang, Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto. Tiwi dan Fadia memastikan tempat di delapan besar setelah mengalahkan pasangan dari Taiwan, Lin Chih-Chun dan Yang Chu Yun, di babak kedua dengan skor 22-20, 21-8.
Hasil ini menjadi titik balik bagi Tiwi dan Fadia setelah sebelumnya sering terhenti di babak awal turnamen. Keduanya berharap untuk melanjutkan performa positif ini dan meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya.
Kunci Kemenangan Melawan Taiwan
Fadia mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini, "Perasaannya alhamdulillah pasti senang karena dari kemarin kan hasil kami kalah di babak pertama terus, sekarang bisa mencapai perempatfinal bersyukur tapi besok kami mau fokus lagi, mau lebih baik lagi dibanding hari ini." Sementara itu, Tiwi menekankan pentingnya kesabaran dalam meraih kemenangan atas Lin dan Yang. Ia menjelaskan bahwa mereka sempat kesulitan mengikuti pola permainan lawan di awal pertandingan.
"Awal-awal sempat terlalu mengikuti pola lawan jadi mereka lebih enak dapat sambungan pukulannya. Setelah itu kami coba buat lebih sabar lagi, buat lebih tenang, ternyata lebih baik dengan pola seperti itu dan kami lanjutkan sampai akhir," ujarnya. Tiwi juga menambahkan bahwa lawan memiliki sambungan pukulan yang baik dan pertahanan yang kuat, sehingga mereka harus tetap sabar dalam menghadapi permainan tersebut.
Persiapan Menghadapi Unggulan Pertama
Di perempatfinal, Tiwi dan Fadia akan menghadapi tantangan berat melawan pasangan Jepang, Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto, yang merupakan unggulan pertama. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, dengan Tiwi dan Fadia tampil di partai kedelapan, dimulai pukul 21.30 WIB.
Fadia menyadari bahwa mereka harus siap menghadapi permainan yang panjang, yang menjadi tantangan saat melawan pasangan Jepang. Meski begitu, ia optimis pengalaman dari pertemuan sebelumnya bisa menjadi modal untuk meraih kemenangan. "Kami harus menyiapkan pikiran untuk main capek dulu karena kan pasangan Jepang semuanya mainnya durasi ya. Lalu kami ada modal pertemuan terakhir bisa ajak rubber game jadi semoga kali ini kami bisa lebih, bisa ambil kemenangan," kata Fadia.