Logo
Sepakbola

Tony Pulis Ungkap Kekecewaan Terhadap Manchester City

Tony Pulis, mantan manajer Stoke City, menyatakan kekecewaannya terhadap Manchester City terkait kasus manipulasi keuangan yang dapat mengakibatkan pencabutan gelar Piala FA 2011.

A
Arka Wisena
28 September 2026 22 pembaca
Tony Pulis saat membawa Stoke City ke final Piala FA 2011. (Foto: The FA via Getty Images/Laurence Griffiths - The FA)
Tony Pulis saat membawa Stoke City ke final Piala FA 2011. (Foto: The FA via Getty Images/Laurence Griffiths - The FA)

Manchester - Tony Pulis, yang pernah menjabat sebagai manajer Stoke City, memberikan tanggapan mengenai isu manipulasi keuangan yang melibatkan Manchester City. Ia merasa dirugikan oleh tim yang biasa disebut The Sky Blues dalam final Piala FA tahun 2011.

Manchester City telah dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 tuduhan terkait masalah finansial di Premier League. Akibatnya, klub ini menghadapi kemungkinan hukuman berat, termasuk pencabutan gelar yang diraih antara musim 2009/2010 hingga 2017/2018. Salah satu gelar yang mungkin dicabut adalah Piala FA 2011, di mana Manchester City berhasil mengalahkan Stoke City dengan skor 1-0, berkat gol tunggal dari Yaya Toure.

Harapan Fans Stoke City

Sejumlah penggemar Stoke City berharap agar mereka bisa mendapatkan kembali trofi Piala FA dari Manchester City. Namun, Pulis memiliki pandangan berbeda mengenai hal ini. Menurutnya, Stoke City tidak akan menerima trofi tersebut meskipun ada kemungkinan hukuman bagi Manchester City.

Pulis menyatakan, "Saya tidak berharap Manchester City akan menghubungi saya atau klub dan menawarkan kembali Piala FA 2011 dan medali pemenang yang diterima para pemain mereka." Ia menambahkan bahwa pengurangan poin dan denda besar lebih mungkin terjadi daripada pengembalian trofi.

Kekecewaan yang Mendalam

Lebih lanjut, Pulis mengungkapkan, "Saya juga tidak yakin trofi dan gelar lainnya akan dikembalikan. Pengurangan poin dan denda besar terasa jauh lebih mungkin. Namun saya tetap merasa dicurangi." Ia menekankan bahwa momen kemenangan di final Piala FA tidak akan pernah bisa diulang, dan kesempatan untuk merayakan bersama di Stoke-on-Trent dengan piala dan medali yang diperoleh secara jujur telah direnggut setelah pelanggaran aturan oleh Manchester City.

Dengan tegas, Pulis menegaskan, "Apa pun yang terjadi selanjutnya, kami tidak akan pernah mendapatkan kembali hari itu dan kesempatan untuk merayakan dengan piala yang telah kami perjuangkan dengan jujur."

Artikel Terkait