Barcelona Basket berupaya keras untuk mempertahankan Tornike Shengelia, pemain asal Georgia, agar tetap berseragam Blaugrana selama beberapa musim ke depan. Namun, di usia 34 tahun dan setelah menjalani tahun pertama yang cemerlang, Shengelia memilih untuk mencari tantangan baru. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan total rekonstruksi skuad Barcelona untuk musim depan.
Shengelia menyadari bahwa untuk bersaing di Euroleague dengan cepat, bergabung dengan tim lain adalah langkah terbaik. Beberapa klub ternama seperti Olympiacos dan Fenerbahçe juga memberikan tawaran menarik kepadanya. Setelah merenungkan situasi ini, ia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Barcelona dengan membayar klausul pelepasan sebesar 900.000 euro.
Dubai Basketball Menawarkan Kesempatan Baru
Setelah keputusan untuk meninggalkan Barcelona diambil, Dubai Basketball yang dilatih oleh Xavi Pascual segera mengajukan penawaran untuk mendapatkan Shengelia. Pascual, yang merupakan pendukung utama dalam proses perekrutan ini, menawarkan tawaran yang lebih tinggi dibandingkan tim-tim lain yang juga berminat. Dalam beberapa hari ke depan, Shengelia diperkirakan akan resmi menjadi bagian dari tim Emirat tersebut setelah klausul pelepasannya dibayarkan.
Perekrutan Strategis untuk Masa Depan
Langkah Pascual ini dianggap cerdas, karena ia akan mendapatkan salah satu power forward terbaik di Euroleague, yang memiliki pengalaman dan kemampuan finansial yang solid. Dengan demikian, Pascual juga berhasil mengurangi persaingan dari tim-tim lain dalam perburuan gelar Euroleague. Perekrutan ini dianggap sebagai langkah strategis bagi pelatih asal Gavà yang tengah membangun skuad impian.
Shengelia sebelumnya bergabung dengan Barcelona dari Virtus Bologna, di mana ia berhasil meraih gelar Lega. Ia datang bersama Will Clyburn, keduanya merupakan veteran Euroleague yang memiliki banyak pengalaman dan diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi tim baru mereka.