Trae Young memulai musim pertamanya yang penuh bersama Washington Wizards dengan semangat yang menggebu. Tim ini menjadi salah satu yang paling dinantikan untuk melihat performanya di musim mendatang, terutama dengan adanya sejumlah talenta muda yang menjanjikan untuk bersaing di Wilayah Timur. Salah satu pemain yang menarik perhatian adalah AJ Dybantsa, yang terpilih sebagai pilihan pertama dalam NBA Draft 2026. Dybantsa menunjukkan penampilan yang mengesankan saat Wizards mengalahkan Utah Jazz dengan skor 92-88 di NBA Summer League 2026 pada Kamis (9/7).
“Saya melihat pertandingan tadi malam. Saya sudah siap untuk bermain. Saya sangat bersemangat bisa menjadi bagian dari tim bersama para pemain ini,” ungkap Trae setelah menyaksikan penampilan Dybantsa yang cemerlang. Trae bergabung dengan Wizards pada awal Januari lalu setelah Atlanta Hawks menerima paket pertukaran yang melibatkan CJ McCollum dan Corey Kispert. Langkah ini menandai akhir dari delapan musim Trae bersama Hawks.
Perjalanan Sulit dan Harapan Baru
Namun, perjalanan Trae di musim lalu tidak berjalan mulus, karena cedera lutut membatasi penampilannya hanya dalam 15 pertandingan, di mana lima di antaranya dimainkan bersama Wizards pada bulan Maret sebelum ia harus menepi untuk sisa musim. Wizards sendiri mengalami musim yang berat, mencatatkan 65 kekalahan dari 82 pertandingan, dan menjadi penghuni dasar klasemen Wilayah Timur selama dua tahun berturut-turut, dengan lebih dari 60 kekalahan dalam tiga musim terakhir.
Trae kemudian menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun dengan nilai mencapai 212 juta Dolar AS. Meskipun kontrak ini menuai banyak perdebatan, Trae menegaskan bahwa ia tidak terpengaruh oleh komentar negatif yang muncul. “Ini bukan hal yang baru. Saya tidak terlalu peduli dengan komentar orang lain. Yang penting bagi saya adalah apa yang dipikirkan organisasi ini, rekan-rekan setim, dan bagaimana kami bisa memenangkan pertandingan,” tegas pemain berusia 27 tahun tersebut.
Membangun Masa Depan Bersama Pemain Muda
Wizards kini tengah berusaha mengakhiri masa-masa sulit mereka. Untuk mempercepat proses kebangkitan, manajemen tim mendatangkan Trae dan Anthony Davis untuk membimbing para pemain muda seperti Dybantsa, Alex Sarr, dan Kyshawn George. Pengalaman serta kualitas yang dimiliki Trae diharapkan dapat meningkatkan performa tim sekaligus mempercepat perkembangan para pemain muda tersebut. Selama delapan musim, Trae mencatatkan rata-rata 25,1 poin dan 9,8 asis per pertandingan.
Trae merasa optimis bahwa Wizards adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan kariernya. Ia percaya bahwa lingkungan baru yang mendukung akan membantunya menunjukkan performa terbaik. “Permainan saya di lapangan akan berbicara. Saya merasa nyaman berada di sini dan saya percaya ini bisa menjadi rumah baru bagi saya,” tambahnya.