Pemain asing Bogor Hornbills, Travin Thibodeaux, mengungkapkan rasa lega setelah timnya berhasil menunjukkan permainan yang lebih konsisten dalam laga kedua melawan Pelita Jaya Jakarta pada malam hari Minggu (21/6). Kemenangan dengan skor 83-63 ini membawa Hornbills menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dalam seri final.
Bertanding di PJ Arena, Hornbills memulai pertandingan dengan pertahanan yang lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Dengan strategi defensif yang solid, mereka perlahan-lahan meninggalkan Pelita Jaya hingga kuarter keempat. Berbeda dengan pertandingan pertama di mana Hornbills kehilangan fokus di akhir pertandingan, kali ini tim yang dilatih oleh Cesar Camara Perez mampu mempertahankan performa baik dari awal hingga akhir.
Kemenangan Bersejarah bagi Hornbills
Travin Thibodeaux, yang menjadi pencetak poin terbanyak dalam pertandingan ini, menyatakan kepuasannya atas hasil yang diraih. "Sebenarnya ini adalah pembalasan dari Game 1. Pada Game 1 kami juga sudah bermain bagus, tetapi tidak bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Bedanya kali ini, kami bermain bagus dari awal sampai akhir. Apa yang kami lakukan adalah tetap fokus pada strategi yang disiapkan, dan seharusnya kami mainkan," ungkap Thibodeaux.
Kemenangan ini juga mencatatkan sejarah bagi Hornbills, karena merupakan kemenangan pertama mereka di Final IBL. Selain itu, ini juga menjadi kemenangan pertama Hornbills atas Pelita Jaya sejak tahun 2022, setelah 11 pertemuan sebelumnya berakhir dengan 1 kemenangan dan 10 kekalahan.
Margin Kemenangan yang Mengesankan
Hornbills menjadi tim kedua setelah Satria Muda Pertamina yang berhasil meraih kemenangan di Final dengan margin 20 poin. Satria Muda sebelumnya mencetak margin serupa di Final IBL pada tahun 2017 dan 2021. Menariknya, tim yang dikalahkan oleh Hornbills dan Satria Muda adalah Pelita Jaya.